{"id":88421,"date":"2026-07-03T06:53:09","date_gmt":"2026-07-03T06:53:09","guid":{"rendered":"https:\/\/patroli86.com\/home\/?p=88421"},"modified":"2026-07-03T06:53:12","modified_gmt":"2026-07-03T06:53:12","slug":"pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/","title":{"rendered":"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"645\" height=\"539\" src=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-88420\" srcset=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg 645w, https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405-300x251.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 645px) 100vw, 645px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br>Patroli86.com, Tangerang Selatan, 3\/7\/2026 &#8211; Di era digital dan perkembangan teknologi informasi, kejahatan pemalsuan surat semakin berkembang dengan berbagai modus, mulai dari pemalsuan ijazah, sertifikat tanah, akta autentik, hingga surat berharga. Perbuatan tersebut bukan hanya merugikan individu, tetapi juga mengancam kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap dokumen resmi yang diterbitkan oleh negara maupun lembaga yang berwenang. Oleh karena itu, KUHP Nasional melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 memberikan pengaturan yang lebih tegas mengenai tindak pidana pemalsuan surat.<br><br>Tindak pidana pemalsuan surat adalah perbuatan membuat surat palsu, memalsukan isi surat, atau menggunakan surat palsu seolah-olah asli sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain.<br>Ketentuan tersebut diatur dalam:<br>Pasal 391 KUHP tentang pemalsuan surat secara umum.<br>Pasal 392 KUHP tentang pemalsuan surat yang memiliki nilai autentik atau bernilai tinggi, seperti akta autentik, sertifikat utang negara, saham, surat tanah, dan surat berharga lainnya.<br>Pasal 393 KUHP tentang kepemilikan atau penyimpanan bahan maupun alat yang diketahui akan digunakan untuk melakukan pemalsuan surat.<br><br>Pelaku tindak pidana ini adalah setiap orang yang:<br>membuat surat palsu;<br>memalsukan isi surat;<br>menggunakan surat palsu seolah-olah asli;<br>menyimpan alat atau bahan yang diketahui akan digunakan untuk melakukan pemalsuan surat.<br>Korban dapat berupa masyarakat, perusahaan, lembaga keuangan, maupun instansi pemerintah yang mengalami kerugian akibat penggunaan surat palsu.<br><br>Tindak pidana terjadi ketika seseorang dengan sengaja membuat atau menggunakan surat palsu yang dapat menimbulkan kerugian hukum maupun ekonomi.<br>Dalam praktiknya, tindak pidana ini sering ditemukan pada proses jual beli tanah, pengajuan kredit perbankan, seleksi pekerjaan, pendidikan, hingga proses administrasi pemerintahan.<br><br>Pemalsuan surat dapat terjadi di berbagai lingkungan, baik instansi pemerintah, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, perbankan, pengadilan, maupun transaksi elektronik yang menggunakan dokumen sebagai alat bukti.<br><br>Motif pelaku umumnya adalah memperoleh keuntungan pribadi, menguasai hak milik orang lain, memperoleh jabatan, menghindari kewajiban hukum, atau memperoleh fasilitas tertentu secara melawan hukum.<br><br>Karena dampaknya sangat besar, negara memberikan ancaman pidana yang cukup berat guna memberikan efek jera sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dokumen resmi.<br><br>Modus pemalsuan dilakukan dengan berbagai cara, seperti:<br>mengubah isi dokumen asli;<br>membuat dokumen baru yang menyerupai dokumen resmi;<br>memalsukan tanda tangan atau cap instansi;<br>menggunakan surat palsu seolah-olah asli;<br>menyimpan alat cetak atau perangkat yang dipersiapkan untuk membuat dokumen palsu.<br>KUHP Baru juga memberikan kewenangan kepada aparat penegak hukum untuk menyita bahkan merampas alat yang digunakan dalam tindak pidana tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 393 ayat (2).<br><br>Dasar Hukum<br>Pasal 391 KUHP<br>Mengatur bahwa setiap orang yang membuat atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan suatu hak, perikatan, pembebasan utang, atau dipergunakan sebagai alat bukti, dengan maksud menggunakan surat tersebut seolah-olah benar sehingga menimbulkan kerugian, dipidana penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak kategori VI.<br><br>Pasal 392 KUHP<br>Mengatur pemalsuan terhadap dokumen yang memiliki nilai hukum lebih tinggi, antara lain:<br>akta autentik;<br>surat utang negara;<br>sertifikat saham;<br>surat kredit;<br>surat dagang;<br>surat hak atas tanah;<br>surat berharga lainnya.<br>Ancaman pidananya penjara paling lama 8 tahun.<br><br>Pasal 393 KUHP<br>Mengatur bahwa setiap orang yang menyimpan bahan atau alat yang diketahui akan digunakan untuk melakukan pemalsuan surat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda kategori II.<br><br>Selain itu, seluruh alat maupun bahan tersebut dapat dirampas untuk negara atau dimusnahkan.<br><br>Menurut penulis, pengaturan mengenai tindak pidana pemalsuan surat dalam KUHP Nasional merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi perkembangan kejahatan modern. Saat ini pemalsuan tidak lagi dilakukan secara konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital yang semakin canggih sehingga dapat menimbulkan kerugian yang lebih luas.<br><br>Ancaman pidana hingga 8 tahun penjara menunjukkan bahwa negara memandang pemalsuan surat sebagai kejahatan serius karena menyerang kepercayaan publik terhadap alat bukti dan administrasi negara. Lebih lanjut, ketentuan mengenai penyimpanan alat pemalsuan dalam Pasal 393 mencerminkan pendekatan preventif, yaitu mencegah tindak pidana sebelum dokumen palsu digunakan untuk merugikan pihak lain.<br><br>Namun demikian, keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya dengan ancaman pidana. Diperlukan peningkatan sistem keamanan dokumen melalui digitalisasi, penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi, kode QR, dan teknologi verifikasi lainnya. Di sisi lain, masyarakat juga harus lebih teliti dalam memeriksa keaslian dokumen agar tidak menjadi korban maupun turut terlibat dalam penggunaan surat palsu.<br><br>Dengan adanya pengaturan yang lebih komprehensif dalam Pasal 391 sampai dengan Pasal 393 KUHP Nasional, diharapkan tercipta kepastian hukum, perlindungan terhadap hak masyarakat, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap setiap dokumen yang memiliki kekuatan hukum. Sebagai negara hukum, Indonesia harus memastikan bahwa setiap bentuk pemalsuan surat ditindak secara tegas demi menjaga integritas sistem hukum dan kepastian dalam setiap hubungan hukum di masyarakat.<br><br>Penulis: Yayan Andesta<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Patroli86.com, Tangerang Selatan, 3\/7\/2026 &#8211; Di era digital dan perkembangan teknologi informasi, kejahatan pemalsuan surat semakin berkembang dengan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-88421","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Patroli86.com, Tangerang Selatan, 3\/7\/2026 &#8211; Di era digital dan perkembangan teknologi informasi, kejahatan pemalsuan surat semakin berkembang dengan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-03T06:53:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-03T06:53:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"645\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"539\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/\",\"name\":\"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-03T06:53:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-03T06:53:12+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg\",\"width\":645,\"height\":539},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/patroli86.com\/home\"],\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik -","og_description":"Patroli86.com, Tangerang Selatan, 3\/7\/2026 &#8211; Di era digital dan perkembangan teknologi informasi, kejahatan pemalsuan surat semakin berkembang dengan","og_url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/","article_published_time":"2026-07-03T06:53:09+00:00","article_modified_time":"2026-07-03T06:53:12+00:00","og_image":[{"width":645,"height":539,"url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/","name":"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg","datePublished":"2026-07-03T06:53:09+00:00","dateModified":"2026-07-03T06:53:12+00:00","author":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#primaryimage","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg","contentUrl":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/screenshot_2026-07-03-13-52-56-91_c0d35d5c8ea536686f7fb1c9f2f8f2741227396644518286405.jpg","width":645,"height":539},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/07\/03\/pemalsuan-surat-dalam-kuhp-baru-ancaman-serius-terhadap-kepastian-hukum-dan-kepercayaan-publik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/patroli86.com\/home\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemalsuan Surat dalam KUHP Baru: Ancaman Serius terhadap Kepastian Hukum dan Kepercayaan Publik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/patroli86.com\/home\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/patroli86.com\/home"],"url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88421"}],"collection":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=88421"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88421\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88422,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/88421\/revisions\/88422"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=88421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=88421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=88421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}