{"id":92413,"date":"2026-08-06T00:50:17","date_gmt":"2026-08-06T00:50:17","guid":{"rendered":"https:\/\/patroli86.com\/home\/?p=92413"},"modified":"2026-08-06T00:56:28","modified_gmt":"2026-08-06T00:56:28","slug":"ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/","title":{"rendered":"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: &#8220;Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"999\" height=\"561\" src=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-92418\" srcset=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg 999w, https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068-300x168.jpg 300w, https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068-768x431.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 999px) 100vw, 999px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br \/>SIDOARJO,, patroli 86.com ,, Jum&#8217;at 07 Agustus 2026 \u2014 Sebuah video konten yang viral di media sosial belakangan ini memantik diskusi baru soal keamanan siber di Indonesia. Pesan utamanya menohok: serangan siber yang marak bukan semata karena ulah hacker, tapi karena banyak organisasi dan perusahaan belum siap menghadapi era digital.<br \/><br \/>&#8220;Cyber di Indo yang gua lihat di lapangan itu bukan karena hacker. Masalahnya lebih ke organisasi atau perusahaan kita belum siap sama perkembangan teknologi&#8221;.<br \/><br \/>Keamanan Selalu Jadi Prioritas Terakhir<br \/>Ia menyoroti tren digitalisasi yang dikebut banyak perusahaan. Cloud, AI, aplikasi, hingga otomatisasi dikejar cepat. Namun urusan keamanan justru ditaruh di urutan akhir.<br \/><br \/>&#8220;Bayangin aja, semua perusahaan pengin digital, pengin cloud, pengin AI, pengin aplikasi, pengin otomatis. Tapi security belakangan aja. Jadi dari awal sudah ketinggalan,&#8221; jelasnya.<br \/><br \/>Temuan Badan Siber dan Sandi Negara, BSSN, sejalan. Dalam Rakornas 2026, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menegaskan keamanan siber sudah bergeser dari isu teknis menjadi bagian dari kompetisi geopolitik global. BSSN juga menyebut tata kelola yang lemah sebagai akar masalah utama.<br \/><br \/>Manusia Tetap Jadi Celah Terbesar<br \/>Persepsi bahwa hacker adalah biang kerok semua masalah diluruskan. Menurut pembuat video, kesalahan justru sering datang dari dalam.<br \/><br \/>&#8220;Orang sering mikir cyber itu soal hacker. Padahal enggak. Yang paling sering bikin jebol ya orangnya sendiri. Klik phishing lah, aksesnya bocor, salah setting atau ngasih aksesnya sembarangan. Ya hacker tinggal manfaatin akses itu,&#8221; katanya.<br \/><br \/>Data BSSN mendukung. Deputi BSSN menyebut tiga tantangan utama sektor keuangan adalah SDM, pemanfaatan teknologi, dan tata kelola. Dengan bantuan AI, nasabah dan karyawan kini menjadi target utama.<br \/><br \/>Kesenjangan SDM juga masih lebar. Indonesia kekurangan sekitar 8.000 tenaga ahli keamanan siber. Sementara Politeknik Siber dan Sandi Negara hanya mampu meluluskan sekitar 100 orang per tahun.<br \/><br \/>Catatan Polda Metro Jaya 2025 mencatat 4.271 laporan kasus siber. Tiga modus terbanyak adalah penipuan online dengan 1.951 laporan, illegal access 1.011 laporan, dan pengancaman 424 laporan. BSSN memperkirakan sekitar 60 persen serangan terjadi karena kelalaian manusia.<br \/><br \/>Beli Tools Mahal, Dipakai 30 Persen<br \/>Masalah lain adalah pola membeli perangkat keamanan tanpa strategi. Banyak perusahaan membeli firewall, EDR, dan tools lain, tapi tidak ada yang mampu mengelola sederet alert yang muncul setiap hari.<br \/><br \/>&#8220;Perusahaan suka banget beli-beli tools. Firewall beli, EDR beli, yang lain-lain juga beli. Tapi ujungnya tiap tools ngeluarin alert sendiri. Yang kerja malah bingung. Kebanyakan data, bukan kekurangan data,&#8221; ujarnya.<br \/><br \/>Ia menambahkan, rata-rata organisasi hanya memanfaatkan 30 persen kemampuan dari tools mahal yang dibeli. &#8220;Cyber itu bukan tinggal pencet-pencet tombol. Orang yang benar-benar ngerti cara investigasi, cara harus ngapain dulu itu masih sedikit banget.&#8221;<br \/><br \/>Head of Consulting Ensign Indonesia, Adithya Nugraputra, mengamini. Ia mengatakan banyak perusahaan sudah memakai AI untuk pertahanan, tapi penerapan belum konsisten dan tata kelola yang lemah membuat hasilnya terbatas.<br \/><br \/>Serangan Meledak, Anggaran Tertinggal<br \/>Jumlah serangan naik eksponensial. BSSN mencatat 12,8 juta serangan pada 2018, melonjak ke 74,2 juta pada 2020, dan menembus lebih dari 3,6 miliar sepanjang 2025. Hanya dalam periode Januari sampai November 2025 tercatat 5,16 miliar anomali trafik, setara hampir 182 percobaan serangan setiap detik.<br \/><br \/>Sepanjang 2025 totalnya mencapai 5,5 miliar anomali trafik, melampaui total empat tahun 2020 sampai 2024. Pada Januari sampai April 2026 sudah ada 1,5 miliar anomali baru. BSSN bahkan menyebut total 1,6 miliar kasus peretasan.<br \/><br \/>Sepanjang 2024 BSSN juga menemukan 56,1 juta data terekspos di darknet yang berdampak ke 461 stakeholder di Indonesia. Estimasi kerugian rata-rata kebocoran data besar di Indonesia mencapai Rp15 miliar per insiden. Sektor keuangan paling mahal dengan Rp78 miliar, disusul teknologi, media, dan telekomunikasi Rp75 miliar.<br \/><br \/>&#8220;Masalah klasik: security itu susah dijual. Ya harapannya enggak kejadian apa-apa. Makanya budget security itu sering kalah sama budget yang lain&#8221;.<br \/><br \/>Pukulan terberat terjadi di Pusat Data Nasional Sementara 2 pada Juni 2024. Serangan ransomware &#8220;Brain Cipher&#8221; melumpuhkan 210 instansi pusat dan daerah termasuk Imigrasi dan LKPP. Pelaku meminta tebusan 8 juta dolar AS atau sekitar Rp131 miliar. BSSN menyebut salah satu penyebabnya adalah tidak adanya backup sesuai Peraturan BSSN No 4 Tahun 2021. Buntutnya, skor ketahanan siber nasional Indonesia di NCSI 2025 anjlok dari 63,64 menjadi 47,50. Peringkat Indonesia turun ke 84 dunia dari sebelumnya 48.<br \/><br \/>Deretan Kasus Besar<br \/>Pola serangan beberapa tahun terakhir berulang. Dimulai dari phishing, salah konfigurasi, hingga jual beli data.<br \/><br \/>Kasus ransomware paling besar adalah PDNS 2 pada Juni 2024 dengan varian LockBit 3.0 yang membuat 210 instansi lumpuh. Pada April 2026 polisi membongkar sindikat phishing lintas negara yang menjual tools lewat situs http:\/\/w3llstore.com dan bot Telegram. Tools itu bisa mencuri username, password, bahkan mengambil alih sesi tanpa OTP. Keuntungan pelaku ditaksir Rp25 miliar pada periode 2021 sampai 2026. Aset Rp4,5 miliar disita dan FBI ikut menelusuri.<br \/><br \/>Untuk kebocoran data massal, beberapa nama besar ikut menjadi korban. Data KPU lebih dari 100 juta berisi NIK, KK, nama, alamat dan tanggal lahir pernah dijual di dark web. Tokopedia 91 juta akun dijual 5.000 dolar AS pada Mei 2020. BSI 15 juta data nasabah dan internal dijual Mei 2023. Bukalapak 13 juta akun dijual di forum peretas pada 2019. Data NPWP 2024 sebanyak 6 juta termasuk milik pejabat negara dijual Rp150 juta. Cermati 2,9 juta data finansial dari 17 perusahaan pada 2020. eHAC Covid-19 1,3 juta data pelacakan pada September 2021. Lazada 1,1 juta data bocor pada 2020. Terakhir, data 21.000 perusahaan seberat 347 GB berisi laporan keuangan, SPT dan NPWP bocor pada Agustus 2022.<br \/><br \/>Tantangan 2026: AI dan Kompleksitas<br \/>Menuju 2026, pelaku kejahatan siber makin memakai AI untuk otomatisasi pengintaian dan membuat pesan phishing yang lebih meyakinkan. Ditambah rantai pasok yang panjang dan minimnya tenaga ahli membuat respons melambat.<br \/><br \/>Data BSSN 2024 mencatat 2,4 juta aktivitas APT, 514 ribu ransomware, dan 26,7 juta phishing. Pada Januari sampai September 2025 tercatat 4 juta anomali trafik APT dengan 93,8 persen berupa malware seperti mirai botnet dan remcos RAT.<br \/><br \/>BSSN mendorong penguatan melalui tiga pilar: SDM terlatih, tata kelola yang baik, dan teknologi yang memadai. Kolaborasi diperkuat lewat nota kesepahaman dan penyerahan Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber di Rakornas 2026. Catatannya, lebih dari 700 entitas pemerintah belum memiliki tim tanggap insiden. Indeks kesiapan keamanan siber perusahaan di Indonesia hanya 11 persen menurut Cisco 2025.<br \/><br \/>Merujuk pada tiga pilar BSSN: People, Proses, dan Teknologi.<br \/><br \/>Untuk People, lakukan edukasi anti phishing tiap tiga bulan dengan contoh email dan WA palsu berbasis AI. Wajibkan password panjang dan MFA atau 2FA untuk akun penting. Terapkan prinsip least privilege dan cabut akses karyawan yang resign paling lambat H+1. Buat jalur lapor insiden tanpa rasa takut. Pastikan pimpinan memahami risiko dan tidak menaruh anggaran keamanan di urutan terakhir.<br \/><br \/>Untuk Proses, siapkan backup dengan skema 3-2-1: tiga salinan, dua media berbeda, satu offsite. Uji pemulihan tiap enam bulan. Tunjuk PIC dan buat SOP tanggap insiden mulai dari isolasi, lapor ke BSSN atau Polri, sampai komunikasi publik. Lakukan audit kerentanan setahun sekali, update dan patch rutin. Pastikan kontrak vendor IT memuat klausul keamanan dan backup.<br \/><br \/>Untuk Teknologi, penuhi dasar seperti firewall aktif, EDR di semua laptop, dan email security. Aktifkan log dan fokus pada alert kritis dan tinggi. Enkripsi data penting seperti KTP, NPWP, dan rekening. Pisahkan jaringan IoT seperti CCTV dan printer. Lakukan pengecekan konfigurasi cloud karena kesalahan setting S3 bucket pernah menjadi penyebab kebocoran data 21.000 perusahaan.<br \/><br \/>Intinya, saat ini hacker sudah memakai AI. Pertahanan tidak cukup hanya dengan membeli firewall mahal. Orang, proses, dan tools harus berjalan bersamaan.<br \/><br \/>TIM Redaksi Investigasi Sidoarjo <br \/>Billy Pratama Raharjo 082245051934<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIDOARJO,, patroli 86.com ,, Jum&#8217;at 07 Agustus 2026 \u2014 Sebuah video konten yang viral di media sosial belakangan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28486],"tags":[],"class_list":["post-92413","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-peristiwa-daerah-2"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>IRONI PERTAHANAN SIBER RI: &quot;Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai&quot; -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: &quot;Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai&quot; -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SIDOARJO,, patroli 86.com ,, Jum&#8217;at 07 Agustus 2026 \u2014 Sebuah video konten yang viral di media sosial belakangan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-06T00:50:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-06T00:56:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"999\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"561\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/\",\"name\":\"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: \\\"Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai\\\" -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg\",\"datePublished\":\"2026-08-06T00:50:17+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-06T00:56:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg\",\"width\":999,\"height\":561},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: &#8220;Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai&#8221;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/patroli86.com\/home\"],\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: \"Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai\" -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: \"Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai\" -","og_description":"SIDOARJO,, patroli 86.com ,, Jum&#8217;at 07 Agustus 2026 \u2014 Sebuah video konten yang viral di media sosial belakangan","og_url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/","article_published_time":"2026-08-06T00:50:17+00:00","article_modified_time":"2026-08-06T00:56:28+00:00","og_image":[{"width":999,"height":561,"url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/","name":"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: \"Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai\" -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg","datePublished":"2026-08-06T00:50:17+00:00","dateModified":"2026-08-06T00:56:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#primaryimage","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg","contentUrl":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/img-20260806-wa0016995585213457531068.jpg","width":999,"height":561},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/08\/06\/ironi-pertahanan-siber-ri-kesalahan-seluruh-perusahaanorganisasi-ingin-prioritas-cepat-dengan-teknologi-akar-masalah-bukan-dihacker-namun-scurity-keaman-internal-yang-kurang-memadai\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/patroli86.com\/home\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"IRONI PERTAHANAN SIBER RI: &#8220;Kesalahan Seluruh Perusahaan&amp;Organisasi Ingin Prioritas Cepat Dengan Teknologi, Akar Masalah Bukan Dihacker Namun Scurity Keaman Internal Yang Kurang Memadai&#8221;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/patroli86.com\/home\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/patroli86.com\/home"],"url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92413"}],"collection":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92413"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92413\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92419,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92413\/revisions\/92419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}