{"id":97595,"date":"2026-09-18T12:17:39","date_gmt":"2026-09-18T12:17:39","guid":{"rendered":"https:\/\/patroli86.com\/home\/?p=97595"},"modified":"2026-09-18T12:22:07","modified_gmt":"2026-09-18T12:22:07","slug":"berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/","title":{"rendered":"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA &#8211; JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"563\" src=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-97594\" srcset=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg 1000w, https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009-300x169.jpg 300w, https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br><br><br>Jakarta, 18 September 2026- LOKASI Ruang Rapat Presiden, Istana Negara. Meja bulat hijau besar. Hadir 8 orang Presiden Prabowo Subianto, Luhut Binsar Pandjaitan &#8211; Ketua DEN, Chatib Basri &#8211; Mantan Menkeu \/ Ekonom Senior, Rivana Pratiwi &#8211; Wapemred Metro TV, 2 Peneliti Ekonomi, Mas Dedi Basri, dan 1 Moderator.<br><br>Ini bukan setting formal pidato. Ini diskusi sensitif namun secara transparansi dan jadi viral dimedia karena isinya jujur, tegang, terharu, dan lucu sekaligus.<br><br>BABAK 1: PEMBUKAAN YANG BIKIN CAIR &#8211; &#8220;NGGAK USAH BAPAK PRESIDEN TERUS, PANGGIL MAS PRABOWO AJA&#8221;<br><br>Diskusi belum mulai, suasana tegang. Semua pakai jas, bawa berkas. Seorang peneliti muda buka dengan sangat sopan:<br>&gt; &#8220;Terima kasih moderator, terima kasih bapak presiden&#8230;&#8221;<br><br>Baru 2 kalimat, *Prabowo potong sambil senyum:*<br><br>&gt; *&#8221;Maaf ya kan ini diskusi ya enggak usah setiap saat bapak presiden bapak presiden, nanti nanti Anda enggak enak iya kan. Mas Prabowo gitu.&#8221;*<br>Satu meja ketawa.<br><br>Prabowo lanjut, setengah bercanda setengah serius:<br>&gt; &#8220;Janganlah pak, ini silakan bang Dedi Basri&#8230;&#8221;<br><br>Peneliti itu grogi, mau minta maaf lagi, dipotong lagi kedua kalinya:<br>&gt; &#8220;Maaf ya kan ini diskusi ya. Enggak usah setiap saat bapak presiden, bapak presiden nanti nanti Anda enggak enak ya kan. Mas Prabowo gitu janganlah pak ini di luar jam ya.&#8221;<br><br>Prabowo jelaskan filosofinya:<br>&gt; &#8220;Justru kalimat kita enggak keluar nanti kalau gitu. Aku lebih senang itu&#8230; kayak sekat gitu loh. Aku lebih senang itu anak itu yang misal &#8216;Pak Prabowo&#8217; dia enggak &#8216;bapak presiden&#8217; kan? Iya. Kadang-kadang ya anak-anak itu lebih polos ya?&#8221;<br><br>Tujuannya: Dia tidak mau ada jarak. Kalau dipanggil Bapak Presiden terus, yang keluar laporan Asal Bapak Senang (ABS). Kalau dipanggil Mas, jujurnya keluar.<br><br>Dan di momen inilah Prabowo cerita paling terharu &#8211; yang bikin satu meja diam:<br>&gt; &#8220;Aku kadang terharu gitu&#8230; Kamu mau belajar apa? Saya sih mau studi Pak, mau jadi dokter. Tapi orang tua saya enggak mampu, aduh&#8230; Saya sudah kasih tahu staf saya.&#8221;<br><br>Anak miskin mau jadi dokter, tidak mampu, langsung dibantu beasiswa saat itu juga. Tidak pencitraan, langsung eksekusi.<br>Suasana yang tadinya kaku, langsung cair.<br><br>BABAK 2: BONGKAR RACUN BIROKRASI &#8211; SINDROM ASAL BAPAK SENANG<br><br>Setelah cair, moderator tanya tajam:<br>&gt; &#8220;Informasi yang bapak terima itu misleading, salah, atau mungkin sengaja disalahkan sehingga bapak mengkonsumsi informasi yang salah. Apakah strateginya sudah ada pak? Dimana di-feeding informasi yang salah sampai ambil kebijakan yang salah dan negara ini ancamannya gitu?&#8221;<br><br>Prabowo tidak marah. Dia jawab blak-blakan, pertama kali Presiden bongkar ini di depan kamera:<br>&gt; &#8220;Itu, itu bisa. Tapi saya pikir itu adalah gejala yang selalu terjadi yaitu ASAL BAPAK SENANG. Itu sudah kebiasaan kita itu.&#8221;<br><br>Menurut Prabowo, ada 4 tipe laporan yang selalu masuk ke Presiden:<br>1.&nbsp; Laporan yang niatnya benar<br>2.&nbsp; Laporan yang nutupi dia &#8211; menutupi kesalahan sendiri<br>3.&nbsp; Laporan yang mau gampang saja pak &#8211; tidak mau kerja keras<br>4.&nbsp; Laporan yang dramatisasi &#8211; di-drama-drama-in biar dikasihani<br><br>&gt; &#8220;Ada yang mau gampang saja pak, ada juga yang dramatisasi. Iya kan drama gitu loh. Ada.&#8221;<br><br>Cara Prabowo melawan ABS:<br>&gt; &#8220;Bagaimana seninya kita harus buka jaringan-jaringan, jaringan dan itu kadang-kadang capek tapi sudahlah. Nah di situ teknologi agak menguntungkan ya. Saya telepon, saya cek. Telepon, cek, kontrol, cek.&#8221;<br><br>&gt; &#8220;Jadi memang saya harus, pemimpin di Indonesia memang harus turun langsung. Tidak boleh putus asa, tidak boleh capek, tidak boleh&#8230; Tanya, tanya, tanya. Dan harus membuka diri.&#8221;<br><br>Pesan ke birokrat: Jangan kasih laporan manis lagi. Presidennya telepon balik cek ke bawah.<br><br>BABAK 3: PERTANYAAN PALING TAJAM &#8211; RISIKO POLITIK &amp; SURVEI 40%<br><br>Giliran Rivana Pratiwi, Wapemred Metro TV, tanya paling berani:<br>&gt; &#8220;Bapak pada periode pertama ini secara bersamaan memilih tancap gas untuk semua program prioritas: Makan Bergizi Gratis, Kopdes Merah Putih, Sekolah Rakyat, Swasembada Pangan, Swasembada Energi. Semua di gas bersamaan. Ini tentu menimbulkan risiko politik. Kalau di lapangan ada masalah, belum berjalan maksimal. Saya bacakan ya Pak, angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden berada di kisaran 40 sampai 50 persen dari beberapa lembaga survei. Apakah Bapak sudah menghitung risiko politik itu?&#8221;<br>Hening. Semua nunggu.<br><br>Jawaban Prabowo bikin merinding:<br>&gt; &#8220;Saya bekerja untuk rakyat, saya disumpah untuk rakyat saya. Menurut saya ini keyakinan ya, nanti pada saatnya rakyat yang akan memutuskan apa saya dikasih lagi atau tidak.&#8221;<br>&gt; &#8220;Hidup adalah selalu risiko. Anda naik mobil itu risiko. Apa Anda yakin naik mobil Anda nggak ketabrak? Everything has risk.&#8221;<br><br>Lalu kalimat yang paling viral:<br>&gt; &#8220;Tapi yang penting begini, orang lapar itu&#8230; nggak bisa nunggu lama. Orang lapar di negara seperti kita yang berani masuk G-20, saya pribadi saya tidak terima. Jadi kalau Anda bilang saya ngegas, iya saya ngegas.&#8221;<br><br>Prabowo puji Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang bukan dari partainya:<br>&gt; &#8220;Saya punya tim pertanian, saya punya Menteri Pertanian yang hebat. Saya beruntung, saya tadinya nggak kenal dia. Dia bukan partai saya. Dari target 4 tahun dia bisa hasilkan swasembada pangan 1 tahun. Ini kan luar biasa.&#8221;<br><br>Dan sindir pakar:<br>&gt; &#8220;Ini yang saya sedih ya, ini ada pakar-pakar yang menganggap dirinya pintar, apa dia tidak mau mengakui prestasi bangsa padahal dia nikmati.&#8221;<br><br>Intinya: Orang lapar tidak bisa nunggu survei naik dulu baru dikasih makan.<br><br>BABAK 4: PUNCAK KETEGANGAN &#8211; DISKAKMAT CHATIB BASRI SOAL TAX RATIO 9%<br><br>Ini puncak diskusi. Topik: &#8220;Kegiatan Penerimaan Pajak 2026&#8221;<br><br>Chatib Basri angkat tangan, tanya to the point:<br>&gt; &#8220;Tapi Pak mungkin concernnya tuh begini Pak, karena tax ratio kita kan rendah Pak, tax ratio terhadap GDP kita itu hanya 9 persen sekarang sementara orang lihat bahwa pembiayaannya ini besar &#8211; MBG, Kopdes, Sekolah Rakyat, Swasembada. Maka selalu pertanyaannya adalah finansialnya dari mana? Makanya tadi Bapak bilang bahwa Bapak mau ambil itu dari yang ada &#8211; tax ratio plus efisiensi &#8211; itulah yang dipakai untuk membiayai?&#8221;<br><br>Prabowo jawab percaya diri:<br>&gt; &#8220;Oh yes, exactly. Dan Dewan Ekonomi Nasional dipimpin Pak Luhut sendiri yang lapor ke saya dengan gaptek, dengan digitalisasi semua ini bisa terus mengurangi 240 Triliun kebocoran. Iya. Kemudian perhitungan sendiri bahwa dalam waktu dekat tax ratio bisa naik 3,5 persen. Kalau benar itu kita sudah setingkat sama Asian lain.&#8221;<br><br>&gt; &#8220;Dan begini kita lihat maaf ya, kalau tren 3 bulan ini naik 30 persen, 30 persen, 30 persen &#8211; tax ratio kita lumayan itu nanti ya. Jadi kalau kita bisa naik teks kita benar 30 persen tiap bulan rata-rata satu tahun ini 2026, wah itu berarti dari 9 persen kita ya benar sudah 12-13 persen.&#8221;<br><br>DETIK PALING TEGANG &#8211; CHATIB BASRI SKAKMAT:<br><br>Chatib yang botak pakai kacamata itu potong halus tapi mematikan:<br>&gt; &#8220;Cuman ini kalau saya nggak salah Pak, 30 persen ini gross. 23 persen itu restitusinya Pak harus dikembalikan. Jadi yang tumbuh itu mungkin sekitar 7 persen, kecuali kalau pemerintah tidak mengembalikan yang 23 persen ya. Tapi kan ada&#8230;&#8221;<br><br>Artinya: Angka 30% yang dibanggakan Prabowo itu bruto. Belum dipotong restitusi pajak (pengembalian ke pengusaha). Kalau dipotong 23%, bersihnya cuma tumbuh 7%, bukan 30%.<br>Satu meja langsung diam. Layar grafik pajak di belakang masih menyala.<br><br>Prabowo terdiam 3 detik. Wajahnya yang tadinya optimis, berubah serius.<br><br>Lalu jawab yang bikin viral se-Indonesia:<br>&gt; &#8220;Itu itu strategi, nanti kita hitung. Nanti kita masih banyak dana-dana lain. Masih banyak dana-dana lain. Oke. Oke. Break.&#8221;<br><br>Langsung minta break. Kamera iNews langsung cut.<br><br>KENAPA DISKUSI 8 ORANG INI JADI BERMAKNA?<br>1.&nbsp; Pertama kali Presiden minta dipanggil &#8220;Mas&#8221; agar tidak ada sekat Asal Bapak Senang.<br>2.&nbsp; Pertama kali Presiden bongkar cara dia lawan laporan palsu: Telepon langsung, cek langsung, capek tapi harus.<br>3.&nbsp; Pertama kali Presiden jawab soal survei 40% dengan hati: &#8220;Orang lapar nggak bisa nunggu lama&#8221;.<br>4.&nbsp; Pertama kali Presiden diskakmat ekonomnya sendiri di depan kamera dan tidak marah. Chatib meluruskan gross vs net. Prabowo bilang &#8220;Oke, Break&#8221; &#8211; bukan marah, tapi butuh hitung ulang.<br><br>Ini bukti Prabowo buka diri dikritik. Dia panggil Chatib Basri, Luhut, jurnalis Metro TV bukan untuk ABS, tapi untuk diuji.<br><br>Tax ratio 9% ke 12-13% itu impian. Tapi jalannya tidak semudah naik 30% tiap bulan, karena ada restitusi 23% yang harus balik.<br><br>Dan pemimpin yang berani bilang &#8220;Break&#8221; saat dikoreksi, adalah pemimpin yang tidak anti kritik &#8211; kelabakan tapi jujur.<br><br>Tim Redaksi Investigasi <br>Billy Pratama Raharjo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 18 September 2026- LOKASI Ruang Rapat Presiden, Istana Negara. Meja bulat hijau besar. Hadir 8 orang Presiden<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28485],"tags":[],"class_list":["post-97595","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-peristiwa-ekonomi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA - JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA - JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, 18 September 2026- LOKASI Ruang Rapat Presiden, Istana Negara. Meja bulat hijau besar. Hadir 8 orang Presiden\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-18T12:17:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-18T12:22:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"563\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/\",\"name\":\"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA - JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg\",\"datePublished\":\"2026-09-18T12:17:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-18T12:22:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg\",\"width\":1000,\"height\":563},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA &#8211; JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website\",\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/patroli86.com\/home\"],\"url\":\"https:\/\/patroli86.com\/home\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA - JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA - JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO -","og_description":"Jakarta, 18 September 2026- LOKASI Ruang Rapat Presiden, Istana Negara. Meja bulat hijau besar. Hadir 8 orang Presiden","og_url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/","article_published_time":"2026-09-18T12:17:39+00:00","article_modified_time":"2026-09-18T12:22:07+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":563,"url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/","name":"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA - JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg","datePublished":"2026-09-18T12:17:39+00:00","dateModified":"2026-09-18T12:22:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#primaryimage","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg","contentUrl":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/img-20260917-wa0209700609877336916009.jpg","width":1000,"height":563},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/2026\/09\/18\/berita-lengkap-4-jam-diskusi-menegangkan-meja-bulat-hijau-istana-jurnalis-pakar-dan-presiden-prabowo-subianto\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/patroli86.com\/home\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"BERITA LENGKAP: 4 JAM DISKUSI MENEGANGKAN MEJA BULAT HIJAU ISTANA &#8211; JURNALIS, PAKAR DAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#website","url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/patroli86.com\/home\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/f40e5b2e46a2ced3d9b722e2464a9482","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/patroli86.com\/home\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3050c8890d6bd3be9a36ce03e668f62c?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/patroli86.com\/home"],"url":"https:\/\/patroli86.com\/home\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97595"}],"collection":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=97595"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97595\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97596,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/97595\/revisions\/97596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=97595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=97595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/patroli86.com\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=97595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}