
CILEUNGSI,, patroli 86.com ,, 8 Oktober 2026 — Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya dugaan penipuan berkedok jasa pemborong bangunan di wilayah Cileungsi. Seseorang yang dikenal dengan nama Arianto atau panggilan Ari menjadi sorotan setelah diduga merugikan pihak yang mempercayainya untuk mengerjakan proyek bangunan.
Menurut keterangan pihak yang diduga menjadi korban, awalnya ia mempercayakan pengerjaan bangunan kepada Arianto yang mengaku sebagai pemborong dan tukang bangunan.
“Saya menyerahkan uang muka (DP) dengan harapan pekerjaan akan segera dimulai dan diselesaikan sesuai kesepakatan. Namun setelah uang diterima, pekerjaan justru tidak berjalan seperti yang dijanjikan. Lama-kelamaan bahkan semakin sulit dihubungi,” ujar korban.
Korban menambahkan bahwa ia berusaha menghubungi yang bersangkutan berkali-kali, namun hingga kini belum ada kejelasan mengenai kelanjutan pekerjaan maupun pengembalian uang yang telah diserahkan.
📢 Imbauan Kepada Masyarakat
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar tidak mudah menyerahkan uang muka dalam jumlah besar hanya berdasarkan kepercayaan semata. Sebelum bekerja sama dengan penyedia jasa konstruksi, pastikan:
– ✅ Tersedia kontrak/perjanjian kerja tertulis yang jelas
– ✅ Identitas dan alamat tempat tinggal maupun tempat usaha dapat diverifikasi
– ✅ Setiap pembayaran disertai bukti kwitansi yang sah dan ditandatangani
– ✅ Melakukan pengecekan latar belakang dan reputasi penyedia jasa
Bagi warga di wilayah Cileungsi dan sekitarnya yang sedang mencari jasa tukang maupun pemborong, diharapkan lebih teliti dan berhati-hati sebelum mengambil keputusan.
📞 Mohon Informasi Keberadaan Arianto
Siapa pun yang mengetahui keberadaan Arianto alias Ari atau memiliki informasi yang dapat membantu menghubungi pihak yang bersangkutan, dimohon untuk menyampaikan keterangan kepada pihak yang berkepentingan. Informasi yang terbukti valid dan membantu akan diberikan imbalan.
Kami berharap peringatan ini dapat mencegah munculnya korban berikutnya. Sebarkan informasi ini agar lingkungan sekitar ikut waspada.
Catatan: Informasi ini disampaikan berdasarkan laporan yang diterima dan masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari pihak yang bersangkutan.







