
Ketapang: Kalbar Di tengah kabut asap yang kembali menyelimuti Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,tanggal 22/10/2026
Sebanyak 2.000 masker dibagikan kepada pengguna jalan di perempatan Bundaran Kauman, Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Benua Kayong,
Kegiatan tersebut bertujuan membantu warga melindungi diri saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Koordinator aksi, Pendi, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian sosial yang tumbuh dari kebersamaan para jemaah masjid di Kabupaten Ketapang.
Menurutnya, Jemaah Berkah Sudut berawal dari kebiasaan para jemaah berkumpul di warung kopi setelah menunaikan salat Subuh. Dari kebersamaan tersebut, mereka kemudian menggagas berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat.
“Ini kegiatan kemanusiaan. Kami hanya komunitas di warung kopi, berkumpul bersama para jemaah masjid setiap selesai salat Subuh. Dari situ, kami membuat program untuk berbuat kebaikan kepada masyarakat,” ujar Pendi seusai kegiatan.
Ia mengatakan, pembagian masker dilakukan karena kondisi kabut asap di Ketapang dinilai semakin memprihatinkan dan telah berlangsung cukup lama.
“Kita melihat Kabupaten Ketapang ini semakin hari semakin gelap. Sudah berjalan kurang lebih empat bulan kalau tidak salah. Di mana-mana kita dikelilingi asap kabut,” katanya.
Dalam aksi tersebut, Jemaah Berkah Sudut mendapat dukungan dari Wana Aksara, lembaga yang bergerak di bidang lingkungan. Dukungan itu membantu kelancaran penyaluran masker kepada masyarakat.
Sebelumnya, komunitas tersebut juga telah membagikan sekitar 2.000 masker di Bundaran Tugu Ale-Ale. Dengan tambahan pembagian di Bundaran Kauman, total masker yang telah disalurkan mencapai sekitar 4.000 lembar.
Pendi menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia berharap semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak membantu warga menghadapi dampak kabut asap.
“Kami akan mengupayakan dan sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak yang bisa berkontribusi membantu mengatasi persoalan kesehatan masyarakat akibat kabut asap yang sangat luar biasa ini,” tuturnya.
Saat ini, Jemaah Berkah Sudut memiliki sekitar 50 anggota aktif. Mereka berupaya menjadikan kebersamaan para jemaah dari berbagai masjid sebagai wadah untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Di tengah kabut asap yang masih menjadi persoalan di Ketapang, aksi pembagian masker ini menjadi bentuk solidaritas warga.
Meski sederhana, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap dampak kabut asap) kaperwil Kalbar Thomas dp)








