
Mangupura – Berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari kenakalan remaja, kebisingan klub malam, knalpot brong hingga aktivitas ojek online (ojol), menjadi pembahasan dalam kegiatan Minggu Kasih Kapolres Badung bersama jemaat Gereja Kristen Protestan Bali Tirta Amerta, Pelambingan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Minggu (1/11/2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 jemaat ini menjadi ruang dialog terbuka antara Polri dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi bersama.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi program Kapolri Jenderal Polisi Dr. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yakni Polisi Bersama Masyarakat. Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Minggu Kasih bertujuan menyerap aspirasi, mendengarkan saran serta mengetahui langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus memberikan edukasi terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam dialog tersebut, Kapolres menyoroti pentingnya peran orang tua, pihak gereja dan sekolah dalam membimbing generasi muda agar tidak terjerumus dalam perkelahian maupun perilaku negatif.
“Kami mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selain itu, persoalan kebisingan tempat hiburan malam, penggunaan knalpot brong, serta aktivitas ojol di Tibubeneng turut menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui pembinaan maupun langkah sesuai ketentuan.” Ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau warga agar turut menjaga toleransi, tidak mudah terprovokasi informasi hoaks, mematuhi aturan, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Polisi 110 yang dapat diakses masyarakat.
Melalui Minggu Kasih ini, Polres Badung berharap terbangun komunikasi yang semakin terbuka, hubungan kemitraan yang semakin kuat serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan sinergi antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat, situasi kamtibmas di Desa Tibubeneng diharapkan senantiasa aman, damai dan kondusif. (hms)







