
Patroli86.com, Jambi – Kebakaran sumur minyak illegal di Desa jebak, Kecamatan muara Tembesi, Kabupaten Batanghari Jum’at 09 Febuari 2024 kemarin sekira pukul 18.45 wib dikabarkan Haloindonesia meledak. Hal ini diungkap oleh Polres Batanghari bersama Dirkrimsus Polda Jambi.
“Iya, tersangka sudah kita dapatkan dari kebakaran sumur minyak illegal di daerah tersebut. Tersangka yang kita amankan untuk saat ini berjumlah dua orang dan satu tersangka lagi meninggal dunia,” ungkap Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto didampingi Waka Polres Kompol M. Ridha, Kasubdit Dirkrimsus dan Kasat Reskrim AKP Husni Abda, Sabtu (10/02/2024) malam.
Dikatakan Kapolres, ke dua tersangka yang diamankan berinisial S dan E. Untuk tersangka berinisial D meninggal dunia.
“Selain mengamankan tersangka kita juga mengamankan barang bukti lainnya, berupa satu unit rig untuk melakukan pengeboran minyak” ujarnya.
Disebutkan Bambang, untuk kronologi terjadinya kebakaran sumur minyak tersebut disebabkan oleh tersangka D yang tetap bekerja pada saat hari sudah mulai gelap.
“Tersangka D sudah diingatkan oleh salah satu saksi agar tidak melakukan aktivitas, karena hari sudah mulai malam gas akan berkumpul dibawah dan rawan terjadi kebakaran,” tuturnya.
Dilanjutkan Bambang, akan tetapi tersangka D tetap melakukan aktivitas dengan menyalakan genset. Akibat aktivitas tersebut terjadi kebakaran di sumur minyak illegal tersebut.
“Para tersangka kita kenakan Pasal 52 UU Nomor 22 tahun 2021 dengan hukuman pidana penjara 6 tahun dan denda paling tinggi sebanyak 60 Miliar,” katanya.
Dari informasi yang didapat media ini di lapangan, dikabupaten Batanghari dan Muaro Jambi, banyak terdapat sumur minyak Ilegal di beberapa tempat.
Kenyataan dilapangan, sumu sumur ini banyak beroperasi seakan tidak tersentuh oleh pengawasan dan pantauan dari pihak terkait, seakan pelaku kebal hukum, beberapa bulan belakangan ini saja, sudah beberapa sumur minyak Ilegal yang meledak.
Hamdi Zakaria








