
Patroli86.com, Jambi – Warga Desa Kemingking Dalam di Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, keluhkan Pemerintahan desanya.
Menurut salah seorang warga Desa Kemingking Dalam kepada media ini mengatakan “di RT 10 Dusun Talang Parit, ada dibangun jalan dan jembatan Nawir oleh Pemda Muaro Jambi”
Pembangunan jalan dan jembatan ini oleh Pemkab Muaro Jambi pada tahun 2014 silam, akan tetapi jalan dan jembatan ini tidak pernah ada pemeliharaan oleh pihak pemerintahan desa, padahal ini merupakan aset yang dibangun untuk kemajuan, meningkatkan taraf perekonomian, juga mempermudah warga membawa hasil panen Perkebunan menuju pemasaran, ungkap warga ini.
Jalan ini sebenarnya akses warga dari RT 10 menuju RT 03 Desa Teluk Jambu, akan tetapi, dengan kurangnya perawatan, sehingga warga membawa hasil panen Perkebunan terpaksa jalan keliling melewati jalan jembatan Larjo, yang dibangun dari dana PNPM sehingga tonase kendaraan harus dikurangi, mengingat ketahanan jembatan ini, keluh warga.
Warga juga keluhkan BPD Desa yang terkesan tidak mengerti tupoksinya didesa, sehingga terkesan Pembiaran. Seperti pada rembuk RAPBDes, Desa membangun JUT di RT 07. Kenyataanya, tanpa kata sepakat, kades mengalihkan lokasi pekerjaan ke RT 10 Dusun yang beda, padahal tidak ada perobahan pada RAPBDes, meskipun minsalnya ada kendala, semestinya pembangunan di rembuk kembali, tapi pembangunan sekarang sudah dibangun di lokasi di tempat lain tanpa ada RAPBDes perobahan nya.
Begitu juga dengan Camat Taman Rajo, yang terkesan tidak ada rasa kepedulian nya terhadap aset yang ada di Kecamatannya, ungkap warga.
Kami para warga, sangat kecewa dengan kinerja Kades yang terkesan tidak begitu perduli dengan aset ini, sehingga yang menderita warganya sendiri.
Kami para warga sedikit kaget, atas penghargaan yang diberikan oleh Bupati terhadap Kades kami terpilih sebagai Kades terbaik, penilaiannya dari mana? Kenyataan yang kami rasakan sangat memprihatinkan, Kata warga ini.
Saat media ingin mempertanyakan hal ini kepada kades, Kades Kemingking Dalam Adihendra tidak berada di tempat.
Dikonfirmasi media via WA, kades memaparkan panjang lebar dari keluhan warganya ini. Menurut Kades Adihendra, karena kesibukan dan begitu banyaknya acara di desa juga kecamatan, sehingga masyarakat berprasangka, pihak Pemdes tidak memperhatikan aset, akses dan segala macamnya. Hampir setiap hari ada saja kegiatan yang selalu saya hadiri di setiap RT, ungkap kades.
Terkait jalan pematang pule di RT 10 Talang parit, jembatan Nawir sebenarnya sudah dipikirkan dan sudah ada perencanaan untuk pemeliharaan dan perbaikan, akan tetapi kami pihak Pemdes masih menunggu berkenannya pihak ketiga yang mau membantu.
Dikarenakan beberapa Minggu belakangan ini masih banyak kegiatan maka belum bisa meluangkan waktu untuk berkoordinasi dengan pihak ketiga ini.
Insya Allah dalam waktu dekat atau secepatnya kami pihak Pemdes akan berkoordinasi dengan pihak ketiga ini, ungkap Kades Adu Hendra.
Kades juga sempat menyampaikan kepada media, melalui pemberitaan ini, kami dari pihak Pemdes berharap kepada seluruh masyarakat, agar bisa memberi waktu, selama roda pemerintahan ini berjalan, kami pihak Pemdes akan berbuat semaksimal mungkin demi kemajuan Desa Kemingking Dalam di segala bidang, bukan saja dibidang pembangunan infrastruktur desa saja.
Dalam kepemimpinan kami baru beberapa tahun ini, kedepan kami akan lebih lagi memikirkan dan berbuat, demi mengeras angka kemiskinan dan menaikan taraf perekonomian masyarakat, dan sekali lagi saya berharap kesabaran dan pengertiannya masyarakat. Disini saya selaku Kades juga berterima kasih atas kerutikan masyarakat yang sifatnya membangun ini, bisa mengingatkan dan menguatkan kelemahan kami, tutup Kades Adihendra.
Hamdi Zakaria








