
Pekalongan,,, patroli86.com ,, Banjir bandang dari daerah atas hari Senin malam kemarin membuat debit air sungai sengkarang yang menjadi aliran air menuju laut naik. Senin malam kemarin air sungai sampai meluap ke jalan raya Pantura Tirto. Di kelurahan Bener kecamatan wiradesa bahkan ada tanggul yang sempat bocor dan air meluap ke rumah warga. Aparat dari TNI dan polri bersama relawan dan warga sekitar bergotong royong menutup kebocoran tanggul dengan karung berisi pasir.

Hari Selasa tanggal 21 Januari 2025 sekitar pukul 6 pagi, tanggul sebelah Utara kelurahan Bener tepatnya di wilayah desa Pesanggrahan tidak kuat menahan derasnya air sungai dan jebol lebar hingga 10 meter dan air merendam ratusan rumah warga di 4 desa, yaitu di Pesanggrahan, pecakaran, api-api kecamatan Wonokerto dan kelurahan Bener kecamatan Wiradesa kabupaten Pekalongan, dan sebagian di desa sekitar setinggi 1 meter.
Akibat dari banjir itu, ratusan warga mengungsi di masjid-masjid sekitar dan di gedung terdekat yaitu gedung Kopindo Wiradesa.

Tadi malam, tim media patroli86.com meninjau lokasi pengungsian di gedung Kopindo terpantau di gedung Kopindo ada sekitar 200 warga yang mengungsi disana. Anak-anak yang ikut mengungsi didampingi teman-teman KKN dari UNDIP mengadakan trauma healing agar anak-anak tidak stress atau takut akan musibah yang terjadi.
Situasi terkini, hari Rabu tanggal 22 Januari 2025 terpantau tanggul yang jebol sudah mulai dikerjakan oleh pemerintah yaitu menutup tanggul dengan ekskavator.

Semoga tanggul yang jebol segera teratasi dan banjir segera surut, sehingga aktivitas warga berjalan normal kembali.
Team








