
Tanggamus Lampung – patroli86.com – Proyek tambal sulam atau matching yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan jalan Provinsi di Kabupaten Tanggamus yang belum berumur satu tahun dinilai tidak serta merta dapat menyelesaikan masalah.
Pasalnya jalan yang seharus menjadi akses lalu lintas di beberapa titik di wilayah Kabupaten Tanggamus kembali rusak dan berlubang,tentunya hal ini menimbulkan tidak nyaman nya para pengguna jalan tersebut.
Dari keterangan masyarakat pengguna jalan yang sedang melintas melalui lajur jalan menuju kabupaten Tanggamus baik roda empat,maupun roda dua,mengungkapkan rasa kekecewaan dengan keadaan jalan yang berlubang dan bergelombang itu, sedangkan proses perbaikan tambal sulam belum genap satu tahun.
Proyek tambal sulam jalan provinsi di wilayah jalur ruas kabupaten Tanggamus yang di kerjakan di penghujung tahun 2024 setelah terpantau oleh awak media yang berdasarkan keterangan pengguna jalan ternyata memang benar telah banyak mengalami kerusakan kembali,tambal sulam jalan tersebut mengelupas dan jalan kembali berlubang.
Tambal sulam yang mengelupas dan menyebabkan jalan kembali berlubang banyak di temui di wilayah sepanjang jalur kecamatan gisting kabupaten Tanggamus,tentu hal ini sangat membahayakan bagi para pengguna jalan khususnya.
Kuat dugaan bahwa proyek pelaksanaan tambal sulam jalan provinsi menjadi ajang memperkaya diri pribadi alias korupsi, pasalnya proyek tambal sulam jalan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi atau SOP yang telah di tentukan,sehingga jalan kembali rusak dan berlubang.
Pemerintah provinsi Lampung hendaknya meninjau kembali hasil dari pelaksanaan proyek tambal sulam yang telah rampung tersebut,serta belum genap satu tahun telah rusak mengelupas dan menyebab kan jalan kembali berlubang tersebut.
Sampai dengan terbitnya pemberitaan belum didapat keterangan dari pihak pihak proyek pelaksana tambal sulam jalan maupun pihak provinsi yang berwenang menangani persoalan ini.
MAULANI








