Tebo,, patri86com,, Senin,10 februari 2025 puluhan pekerja harian (PKH) perusahaan PT lestari asri jaya (PT.LAJ) dalam bidang perkebunan yang mayoritas ibu-ibu berasal dari desa paseban dan desa teluk kepayang mendatangi kantor dinas tenaga kerja (DISNAKER) untuk mengadukan nasib mereka.
Masyarakat pekerja harian ini didampingi oleh kades mereka masing-masing terkait dengan isu adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) pada akhir bulan ini membuat resah hati dan pikiran mereka karena untuk biaya sekolah anak-anak serta kehidupan sehari-hari tergantung dengan adanya pekerjaan ini hendaknya dipertahankan demi kelangsungan hidup mereka.

Dalam kesempatan ini kades paseban Edi Saputra dan kades teluk kepayang samsul bahri berharap kepada pemerintah khususnya kepala dinas tenaga kerja (DISNAKER) untuk memberikan solusi yang terbaik antara pihak perusahaan PT lestari asri jaya (PT.LAJ) dengan masyarakat yang memang asli putra daerah terkait dengan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk pekerja harian ini menurut saya tidak sesuai dengan alasan pihak perusahaan yaitu faktor umur sedangkan pekerja harian itu umur semuanya masih layak untuk bekerja kita sudah coba berusaha menemui pihak perusahaan tapi tidak pernah di tanggapi dan di openinya malah lempar sana sini seperti bola dengan alasan tidak bisa mengambil kebijakan.
Sebenarnya saya sudah gerah sekali sama PT lestari asri jaya ini banyak pengaduan dari masyarakat,seperti minta bantuan untuk tempat ibadah ,acara pemuda ,dari pihak PT tidak menanggapi samasekali, serta pemberentian kerja, diberhentikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas dan juga kontribusi utk desa tidak ada..
Dalam mediasi ini para pekerja harian (PKH) ditemui secara langsung oleh kepala dinas tenaga kerja (DISNAKER) kabupaten tebo mardiansyah.SE.ME menyampaikan kami selalu terbuka dalam menerima seluruh keluhan masyarakat nanti akan kita tindak lanjuti kepihak perusahaan, rencana hari rabu 12 februari 2025 kalau tidak ada halangan pihak dari PT lestari asri jaya akan datang kekantor DISNAKER untuk membahas keluhan dan pengaduan dari masyarakat hari senin 17 februari 2025 insyaallah akan kita pertemukan kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Red andi gustian








