
Jakarta — Patroli86.com, — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akhirnya angkat suara terkait meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, usai aksi demonstrasi yang berujung ricuh. Kepala Negara menegaskan dirinya sangat terkejut sekaligus kecewa atas tindakan aparat yang dinilai kelewat batas.
“Sekali lagi saya sampaikan, saya terkejut dan kecewa atas tindakan berlebihan yang dilakukan petugas. Saya sudah memerintahkan agar insiden tersebut diusut secara menyeluruh, transparan, dan pihak yang terbukti bersalah wajib bertanggung jawab,” tegas Prabowo dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui rekaman video, Jumat (29/8).
Prabowo menekankan, dirinya tidak akan memberi toleransi bagi aparat yang bertindak di luar prosedur maupun aturan hukum. “Kita akan ambil langkah hukum paling tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Sebelum menyampaikan sikap tegas, Presiden terlebih dahulu mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas kepergian Affan. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih atas musibah ini,” ungkapnya.
Prabowo memastikan negara tidak akan lepas tangan terhadap nasib keluarga korban. “Pemerintah menjamin kehidupan keluarga almarhum. Orang tua, adik-adik, maupun kakaknya akan mendapat perhatian khusus,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Ia menegaskan ada pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin memanfaatkan situasi untuk menciptakan kekacauan.
“Saya imbau seluruh rakyat Indonesia agar tetap waspada. Ada kelompok yang memang ingin huru-hara. Itu jelas tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, dan merugikan bangsa,” katanya.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya menyalurkan aspirasi melalui jalur yang sah. “Kita harus tetap tenang, jangan beri ruang bagi pihak-pihak yang mencari kerusuhan. Aspirasi silakan disampaikan, dan pemerintah akan memperbaiki semua yang memang perlu diperbaiki,” pungkas Prabowo.








