
Halmahera Selatan //patroli86.com// – Di balik kesederhanaan sebuah bodi fiber yang bersandar di samping Marnit Polairud Bacan timur, tersimpan kisah penuh haru yang akan dikenang masyarakat Desa Tomara. Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIT, seorang ibu bernama Fahria Juma harus melahirkan buah hatinya dalam kondisi darurat, jauh dari fasilitas kesehatan memadai.
Suasana sempat mencekam. Warga yang panik segera mencari pertolongan. Namun, di tengah keterbatasan itu, lahirlah kisah keberanian dan kemanusiaan. Bidan Desa Tomara, Ibu Mumun, bersama Siti Hajar, dengan tangan dinginnya mengambil alih proses persalinan. Mereka tidak sendirian. Tiga anggota Polairud Bacan timur , Andre, Indra, dan Toni , 1turut memberikan dukungan dan membantu menyiapkan segala keperluan seadanya.
Berbekal peralatan terbatas, doa, serta tekad kuat, akhirnya tangisan pertama bayi perempuan mungil itu pecah di udara. Tangisan yang membuat semua orang terdiam, lalu disusul rasa syukur bercampur haru. Ibu Fahria Juma selamat, bayinya pun lahir dalam keadaan sehat.
,“Salut dan apresiasi setinggi , tingginya kami sampaikan kepada Bidan Desa Tomara yang dengan sigap menolong, juga kepada anggota Polairud Marnit Bacan timur yang turut serta membantu proses persalinan ini,” ungkap sejumlah warga Babang Kompleks Pasar Lama dengan mata berkaca-kaca.
Momen sederhana namun penuh makna itu menjadi saksi nyata bahwa pengabdian tidak selalu lahir di ruang-ruang megah atau rumah sakit modern. Di atas bodi fiber sederhana sekalipun, semangat gotong royong, kepedulian, dan rasa kemanusiaan mampu menyelamatkan dua nyawa sekaligus.
Kehadiran Polairud Bacan dalam membantu persalinan ini juga menjadi bukti bahwa slogan Polri Presisi: melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kondisi paling darurat.
Peristiwa ini meninggalkan pesan mendalam bagi masyarakat: di tengah keterbatasan, kolaborasi antara tenaga medis, aparat kepolisian, dan masyarakat bisa menghadirkan keajaiban hidup.
(Tim Red)








