
Kabupaten Cirebon – PATROLI86.COM – Salah satu kebutuhan pokok manusia salah satunya adalah air namun jenis air yang di butuhkan sudah tentu Air yang bersih atau air baku,Air Baku itu adalah Air yang dipergunakan sebagai bahan pokok untuk diolah menjadi air minum. Sedangkan Air Permukan adalah Sumber air yang terdapat di permukaan tanah seperti sungai, waduk, bendungan yang merupakan tampungan air hujan, danau.
Kamis (22/11/2023).
Sudah tentu seperti kita ketahui bersama bahwa pengelolaanya di tangani oleh Perusahaan Daerah Air Minum di masing-masing daerah, jika di Kabupaten Cirebon di namakan Perumda Air Minum daerah Tirta Jati, sumber mata air yang berasal dari salah satu mata air di wilayah Kabupaten Kuningan ini belum seluruhnya memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Kabupaten Cirebon, contoh di Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon.
Salah satu warganya sebut saja Ibu Hani berkeluh-kesah terkait air ketempatnya sering kali tidak mengalir sehingga dirinya kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti, mandi, cuci pakaian, termasuk dalam hal beribadah untuk wudhu pun gak ada dirinya selalu terpaksa berwudhu secara tayamum ungkap Hani.
“Kami warga Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun sering kali gak ada air bersih masuk ke dalam rumah sudah bertahun – tahun sering terjadi bahkan bisa hampir kurang lebih satu bulan air gak ngalir ke dalam rumah, sering kali kami protes ke kantor cabang PDAM di Arjawinangun namun tidak ada solusi yang kami dapatkan, namun berbeda terbalik dengan perusahaan yang menggunakan fasilitas air PDAM selalu ngalir gak ada masalah”. Keluhnya.
“Sedangkan kami masyarakat biasa sangat membutuhkan guna keperluan sehari-hari kita mas itu pun untuk kepentingan pribadi keluarga seperti, mandi, cuci pakaian, dan lainnya termasuk untuk keperluan ibadah kami umat muslim air sangat penting untuk berwudhu yang selama ini jika air gak ngalir ke rumah kami menggunakan cara berwudhu dengan tayamum, air yang selama ini kita gunakan jika airnya gak ngalir kita terpaksa beli air galon isi ulang mas itu pun hanya untuk mandi dan buang hajat saja karena keterbatasan biaya untuk membeli lebih”. Tambah Hani.
“Kami ingin keadilan setiap bulan kami bayar langganan air Pam tapi airnya sering gak ada jadi yang kami bayar untuk apa ?, telat sedikit kena denda jika gak bayar saluran airnya di ancam bakal di putus, kami mohon keadilan kepada pemerintah Kabupaten Cirebon untuk memberikan solusi permasalahan kami yang selama ini membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari kami, mohon di ada jawaban dari Pemerintah Kabupaten Cirebon sehingga kami dapat hidup normal seperti masyarakat pada umumnya air bukan lagi menjadi barang langka”. Tutup Hani.
Sementara itu Kepala cabang Arjawinangun Perumda Tirta Jati H Bento Al Benif di tempat kerjanya belum bisa di temui dan di minta keterangan karena sedang ada kegiatan di luar.
*Sendi*








