
Tanah Bumbu,, patroli86.com ,, Kalimantan Selatan —
Kisruh mencuat di Muara Satui, Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, setelah kapal TB. Widmarine yang di cari akhirnya ditemukan.
Tim pencari yang dipimpin oleh Mas Nerry mengaku dirugikan secara moral dan materiil oleh seorang bernama Kris, yang disebut sebagai kuasa hukum dari Edy Wijanarko—pemilik perusahaan maritim Widmarine.
Menurut penuturan Mas Nerry, Kris ini menghubungi kami, untuk di bantu pelacakan kapal TB. Widmarine, Sebagai imbalan, Kris menjanjikan kompensasi jika kapal berhasil ditemukan. “Kami bergerak dari Kalteng hingga Kaltim, menyisir pesisir Banjarmasin. Semua biaya kami tanggung sendiri,” ungkap Mas Nerry.
Setelah lebih dari sebulan pencarian intensif, kapal TB. Widmarine ditemukan dalam kondisi utuh di Muara Satui. Tim langsung mengambil langkah pengamanan dan pengawasan terhadap kapal tersebut.
Namun, drama berlanjut. Setelah laporan penemuan disampaikan, Kris mendadak hilang kontak. Telepon dan pesan WhatsApp dari Mas Nerry tak pernah direspons. Nomor Kris kini tidak aktif.
“Kami merasa ditipu. Setelah kapal ditemukan dan kami laporkan, Kris lenyap tanpa jejak,” tegas Mas Nerry.
Tim pencari mendesak agar Edy Wijanarko memberikan klarifikasi resmi, mengingat nama dan perusahaan miliknya terseret dalam polemik ini. Jika tidak ada itikad baik, mereka siap menempuh jalur hukum.
Kasus ini menyita perhatian publik, mengingat Widmarine merupakan salah satu pemain besar di industri pelayaran nasional. Nama Edy Wijanarko pun dikenal luas di kalangan pengusaha maritim Indonesia.
“Kami hanya menuntut keadilan dan tanggung jawab. Kami bekerja dengan niat baik, tapi dibalas dengan pengingkaran,” tutup Mas Nerry.








