
Patroli86.com ,, Setelah Kaum Malayu Kopong dan Malayu Pintu Rayo Memblokir Villa Alahan Panjang Resort
Tiga hari sebelumnya sudah di beritahukan kepada Bupati Solok melalui surat dengan tembusan dari Ketua Pemuda Jorong sampai ke Presiden Republik Indonesia
Pada hari minggu 01 Februari 2026 Gerbang villa di tutup, awalnya dari rencana pintu di tutup hanya satu
Akan tetapi pengelola villa ingin menutup kedua jalur tersebut
Dia menyampaikan ” Jika mau ditutup, tutup saja keduanya “
Sementara jalan satunya adalah akses masyarakat yang biasa aktif, dengan penyampaiannya yang seperti itu terlihat Pemda akan mengadu domba Masyarakat dengan Kaum yang menuntut haknya
Setelah itu Kadis Pariwisata pun menyalahkan Masyarakat
Dia menyampaikan ” Kami tahu bahwa kaum sudah lama meminta menyelesaikan masalah ini, akan tetapi janganlah sampai ada pemblokiran seperti ini
Ini akan manghambat PAD untuk Kabupaten” ungkapnya
Hal itu di tanggapi oleh perwakilan kaum ” Kami sudah menyampaikan baik secara lisan maupun tulisan, bahkan KAN dan Niniak Mamak sudah menyurati Bupati agar dapat menyelesaikan masalah ini, tapi sampai saat ini tidak ada respon
Jadi jangan selalu menyalahkan Masyarakat pak, karena Pemerintah menunda dan selalu berkilah dengan alasan yang sama tampa solusi, seperti sekarang kami hanya menutup jalan satu jalur anggota Bapak yang mau menutup kedua jalur, sama saja Bapak mengadu domba kami dengan masyarakat yang lain, kan aneh Bapak menyalahkan kami”
Kadis menjawab ” baik pak, dalam waktu dekat akan kami selesaikan “
Di jawab oleh lagi ” Sudah basi alasan Bapak seperti itu, kami ingin kepastian sampai kapan janji Bapak kami tunggu ?”
Jawab Kadis ” Ya, kita tunggu jawaban dari Pimpinan Pak “
“Selalu seperti itu jawaban dari Pemda Kabupaten Solok, menunda tampa alasan
Kami masyarakat sudah bosan dengan hal-hal dan jawaban yang hanya untuk melepaskan diri saja ” ungkap masyarakat
Team








