
Tanggamus Lampung – PATROLI86.COM –
Gawat, ada dugaan pembiaran liar bantuan PIP aspirasi yang dilakukan oleh koordinator Nastiti sebesar 50 ribu rupiah. Dampaknya, orang tua wali yang mendapat bantuan PIP merasa kecewa karena ada pemotongan. Padahal, program ini dari Dewan Azis untuk membantu orang tidak mampu, tapi malah dipotong oleh Nastiti.
Nastiti selaku koordinator membantah ada pemotongan, ia menjelaskan bahwa tidak ada pemotongan, hanya mengusulkan siswa supaya dapat bantuan. Namun, pengakuan orang tua wali ketika diambil keterangan oleh awak media pada 11 Maret 2026, pemotongan yang dilakukan dan transaksinya di Bank BRI Gunung Batu.
‘Saya selaku orang tua merasa keberatan dengan ada pemotongan yang dilakukan oleh Nastiti, dengan alasan uang tersebut untuk cetak buku rekening dan biaya admin,’ kata orang tua wali dengan nada polos.
Di tempat berbeda, Azis selaku dewan angkat bicara, ia tidak mengetahui mengenai adanya pemotongan PIP aspirasi yang dilakukan oleh Nastiti. ‘Masalah ini saya akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi mengenai temuan awak media,’ katanya.”
Team








