
Ketapang–kalbar- Patroli 86.com – Kamis, 4 Maret 2026 ,
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ketapang Tahun 2027 berlangsung dengan penuh semangat sinergi, dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah hingga pemangku kepentingan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., serta Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Ketapang, Mateus Yudi, S.E., M.Si., bersama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI-Polri, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Ketapang, serta berbagai elemen masyarakat dan stakeholder terkait.
Musrenbang RKPD Tahun 2027 secara resmi dibuka oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbang menjadi wadah penting untuk memastikan keterpaduan antara aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah, serta selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional,” ujarnya.
Bupati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Ketapang yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,75 persen, melampaui target 4,9 persen. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 8,44 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,3.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif, strategis, dan terukur di tengah dinamika global serta keterbatasan fiskal daerah.
“Pemerintah daerah harus mampu memprioritaskan program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga mengungkapkan capaian pembangunan Provinsi Kalimantan Barat dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,39 persen, tingkat kemiskinan 6,16 persen, serta IPM yang meningkat menjadi 72,09.
Meski demikian, ia mengingatkan masih adanya tantangan di sektor pendidikan, khususnya sekitar 25 persen masyarakat yang belum menamatkan pendidikan tingkat SMA.
Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan regulasi dan peningkatan kolaborasi dengan dunia usaha.
Kepala Bappeda Kabupaten Ketapang, Sugiharto, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah.
“Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Mateus Yudi, menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.
“DPRD akan memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan kehadiran berbagai unsur pimpinan dan stakeholder, Musrenbang RKPD Tahun 2027 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas, terarah, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ketapang.(SKD)(Thomas dp,)





