
SALATIGA | Patroli86.com – Upaya penyelamatan berubah menjadi insiden ganda di kawasan Sungai Tretes, Kembang Arum, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026) sore. Seorang pemuda yang berniat menolong warga yang terjatuh ke jurang justru ikut terperosok ke lokasi yang sama.
Peristiwa bermula saat Johan Subagio diduga terpeleset ketika hendak membuang sampah di tepi jurang. Ia jatuh ke dasar jurang sedalam sekitar 10 meter yang dipenuhi bebatuan dengan genangan air di bagian bawah.
Teriakan minta tolong korban pertama mengundang perhatian warga sekitar. Salah satunya Galih Satria Pamungkas yang berinisiatif memberikan pertolongan. Namun dalam upaya tersebut, Galih diduga salah mengambil jalur dan melompat dari atas tebing, sehingga ikut terjatuh ke dasar jurang.
“Awalnya ada warga dengar teriakan minta tolong, lalu meminta bantuan pemuda sekitar. Ada yang mencoba menolong dari bawah, tapi satu orang ini malah lompat dari atas dan akhirnya ikut jatuh,” ujar Ari, saksi mata.
Menurut Ari, kondisi jurang cukup curam dengan kedalaman sekitar 7 hingga 10 meter. Meski air di dasar tidak terlalu dalam, permukaan yang dipenuhi batu membuat risiko cedera sangat tinggi.
Akibat kejadian tersebut, Galih mengalami patah tulang pada tangan kiri dan jari, sementara Johan mengalami luka di bagian kepala akibat benturan.
Proses evakuasi kedua korban berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari satu jam. Tim gabungan dari BPBD, PMI, Damkar, TNI, Polri, serta warga setempat dikerahkan untuk mengevakuasi korban dari dasar jurang yang curam.
Keduanya kemudian berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berada di area rawan serta perlunya teknik penyelamatan yang tepat agar tidak menimbulkan korban tambahan.








