
Patroli 86.com ,, Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Kecelakaan yang menimpa KM Lautan Anugerah tersebut melibatkan enam orang Anak Buah Kapal (ABK).
Tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud, Basarnas, BPBD, dan TNI AL bergerak cepat menyisir lokasi setelah menerima laporan adanya ABK yang terjatuh dalam insiden tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, seluruh korban berhasil ditemukan. Lima orang korban berinisial I, ZC, AA, R, dan Z dilaporkan mengalami luka bakar serius. Saat ini, kelimanya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Namun, kabar duka menyelimuti operasi evakuasi ini. Satu orang korban lainnya berinisial A dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.
“Kami memastikan para korban mendapatkan penanganan secepat mungkin,” ungkap Kasat Polairud Polres Ketapang, AKP Maryono, Selasa (5/5/2026).
Menanggapi kejadian ini, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, memberikan penekanan khusus mengenai standar keselamatan kerja bagi para awak kapal di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Ia menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi pengingat keras bagi para pelaku usaha perikanan dan pelayaran.
“Kami mengimbau dengan sangat agar setiap kapal selalu mengecek kelaikan teknis dan memastikan alat pemadam api ringan serta pelampung tersedia dan berfungsi dengan baik. Keselamatan nyawa tidak boleh dikompromikan oleh alasan apa pun,” tegas Bambang Suharyono.
Ia menambahkan bahwa Polri melalui Sat Polairud akan terus mengintensifkan patroli dialogis guna mengedukasi masyarakat perairan mengenai pentingnya standar keselamatan berlayar demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Selengkap nya :Yohanes R)






