
*KUNINGAN,, patroli 86.com ,, Rabu 17 Juni 2026* – Polres Kuningan, Polda Jawa Barat, menegaskan komitmennya mengawal program ketahanan pangan nasional dengan turun langsung ke lapangan setiap hari. Sehari setelah kegiatan peninjauan tanaman jagung bersama petani , Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. menyatakan seluruh jajaran akan ikut bertani dan mengawal hasil panen petani sampai proses pengiriman ke pabrik.
“*Mulai hari ini Polres Kuningan tidak hanya monitoring. Anggota kami turun ke sawah setiap hari, ikut bertani bersama petani, dan kami kawal hasil panennya sampai masuk ke truk pengiriman menuju pabrik. Ini bentuk nyata Polri hadir untuk petani, bukan hanya di atas kertas*,” tegas AKBP Muhammad Ali Akbar.
Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., http://C.PHR. bersama Kasat Reskrim AKP Abdul Azis sebelumnya telah meninjau langsung perkembangan komoditas jagung di wilayah Kabupaten Kuningan. Jagung dipilih karena menjadi pilar strategis pangan lokal dengan potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat Kuningan.
Dalam kegiatan tersebut Polres Kuningan menjalankan 3 pilar utama:
1. *Cek Lapangan*: Peninjauan langsung kondisi lahan, pola tanam, dan kendala teknis.
2. *Serap Aspirasi*: Dialog lesehan bersama petani untuk mendengar langsung keluhan hama, pupuk, air, hingga distribusi.
3. *Komitmen Monitoring Berkala*: Update progres harian dan pengawalan rantai pasok dari hulu ke hilir.
Polres Kuningan juga menempatkan personel sebagai garda keamanan petani. Fokus pengawalan meliputi penguraian hambatan distribusi pupuk bersubsidi dan benih, pencegahan pungli serta praktik mafia pupuk, serta pendampingan intensif agar target kuantum panen daerah dapat menyokong stok pangan nasional.
“Kami ingin para ‘pahlawan pangan’ ini bekerja tenang, aman, dan fokus. Polri akan terus memonitor dan meng-update setiap progres di lapangan secara konsisten, mulai dari lumpur sawah sampai roda truk pengiriman ke pabrik ,” tambah Kompol Eryda Kusumah.
Dengan sinergi aparat keamanan dan kelompok tani yang dipantau harian, Kabupaten Kuningan optimis mampu meningkatkan produktivitas pertanian signifikan dan menjadi motor penggerak swasembada pangan nasional.








