
*SINTANG, KALBAR* – patroli 86.com ,, Kondisi memprihatinkan terjadi pada jembatan kayu penghubung akses menuju Desa Gurun, Kabupaten Sintang. Sebuah mobil Toyota Calya warna abu-abu dengan aksen merah marun di bagian kepala samping terjebak saat nekat melintas di atas jembatan yang nyaris roboh, Rabu (17/6/2026).
Dari dokumentasi yang diterima redaksi, terlihat papan kayu jembatan sudah banyak yang lapuk, patah, dan berlubang. Roda depan mobil bernomor polisi KB 1096 EN sempat terperosok di antara celah papan. Warga sekitar harus membantu mengganjal ban dengan batang kayu agar kendaraan bisa dievakuasi.
_“Sangat berbahaya. Jembatannya sudah mau roboh tapi tetap dilewati karena ini akses satu-satunya ke Gurun,”_ ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga, jembatan ini merupakan jalur vital untuk mobilitas masyarakat, termasuk mengangkut hasil kebun dan kebutuhan pokok. Meski rusak parah, warga terpaksa tetap melintas karena tidak ada jalan alternatif. Pengendara sepeda motor pun disebut harus ekstra hati-hati saat melewatinya.
Kondisi ini memicu keluhan warga terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang. Warga mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di wilayah tersebut. _“Jembatan sudah begini parahnya. Uang pajak rakyat ke mana? Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki,”_ tambah warga.
Hingga berita ini diturunkan, jembatan masih bisa dilalui namun dengan risiko tinggi. Ambruknya jembatan akan membuat akses menuju Desa Gurun terputus total dan melumpuhkan aktivitas warga.
Redaksi Info Cyber Nusantara masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas PUPR Kabupaten Sintang dan pemerintah kecamatan setempat terkait rencana perbaikan jembatan tersebut.
Ditulis oleh HAMKI








