
Ternate, Maluku Utara//patroli86.com// – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gabungan Insan Pers (GIPERS) Provinsi Maluku Utara, Iskar Mansur, mengapresiasi langkah tegas Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, yang memerintahkan jajarannya melakukan razia terhadap kendaraan yang menggunakan tangki rakitan saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Menurut Iskar, langkah tersebut merupakan bentuk pengawasan yang penting untuk mencegah penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi. Pasalnya, selama ini beredar informasi mengenai dugaan pengisian BBM bersubsidi menggunakan jerigen dan tangki rakitan, serta adanya kendaraan pengangkut BBM yang diduga melakukan pengisian di luar lokasi resmi seperti SPBU maupun Pertashop.
“Praktik-praktik seperti ini diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Ternate, sehingga sangat merugikan masyarakat yang memang berhak memperoleh BBM bersubsidi,” ujar Iskar.
LSM GIPERS menilai kebijakan Kapolres Ternate merupakan langkah positif dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi yang selama ini dinilai rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan bisnis, termasuk dugaan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk kegiatan proyek yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Namun demikian, Iskar berharap pengawasan tidak hanya difokuskan pada kendaraan yang menggunakan jerigen maupun tangki rakitan. Ia juga meminta aparat kepolisian mengawasi kendaraan pengangkut BBM yang diduga melakukan pengisian maupun distribusi di luar mekanisme dan lokasi yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pengawasan dilakukan secara menyeluruh agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran. Sinergi antara aparat penegak hukum, Pertamina, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan, sehingga masyarakat yang berhak dapat memperoleh BBM dengan mudah tanpa harus bersaing dengan oknum pengecer maupun pihak-pihak yang mencari keuntungan dari distribusi BBM bersubsidi,” tegasnya.
(Tim Red)





