
Patroli 86.com ,,Di tengah derasnya arus teknologi digital, orang tua diingatkan agar tidak menyerahkan peran pengasuhan kepada gawai.
Kehadiran mereka tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi Indonesia yang tangguh, khususnya di Sulawesi Tengah.
“Disrupsi teknologi digital dan pergeseran nilai sosial masuk tanpa permisi ke ruang keluarga melalui gawai di genggaman anak-anak kita,” imbuh Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si mengingatkan bahaya gawai yang tanpa disadari dapat merusak anak.
Demikian kutipan amanat tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd yang dibacakan gubernur pada Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (29/6/).
Melalui amanat itu ditegaskan pula bahwa rumah merupakan tempat awal orang tua menanamkan nilai-nilai keluarga, karakter dan ketangguhan kepada anak-anaknya.
“Jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman dan dirindukan, sehingga ke mana pun anak kita melangkah, magnet kehangatan keluarga akan selalu menarik mereka pulang ke jalan yang benar,” lanjut Gubernur Anwar Hafid dalam sambutan.
Perhatian khusus juga diberikan pada pentingnya peran ayah. Sebab kehadiran seorang ayah menurut gubernur, tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional sebagai panutan dan sahabat bagi anak.
“Kehadiran fisik dan kedekatan emosional anda adalah penentu kestabilan struktur kepribadian anak,” tegasnya untuk mencegah fenomena fatherless di mana ayah hadir secara fisik tapi absen secara psikologis.
Dari lingkungan keluarga yang kuat tersebut, diharapkan lahir generasi Sulawesi Tengah yang tangguh dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Selamat Hari Keluarga Nasional! Cintai keluarga dengan cinta yang terencana untuk membentuk keluarga berkualitas,” tutup gubernur mengakhiri sambutan menteri.
Turut hadir Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, Sekprov Dr. Novalina, M.M, forkopimda, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, jajaran perangkat daerah, instansi vertikal dan mitra kerja BKKBN.
*(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)*





