
Patroli86.com
Padang, SUMBAR _ Dugaan makin menggunung.
Setelah publik di gegerkan dugaan kongkalikong PUPR SUMBAR dan dugaan pembiaran DISHUB serta kepolisian Sumbar,kini beredar informasi baru dari masyarakat.PT SAE, pemasok batu bara PLTU teluk sirih,di tuding punya payung politik lebih tinggi.
Laporan masyarakat ada oknum anggota DPR RI DAPIL SUMBAR yang di duga ikut membentengi PT SAE.
Jika benar,maka yang terjadi di jembatan Bailey 25 ton jaruai dan jalan wisata kelas III BUNGUS-MANDEH bukan lagi pelanggaran.Ini dugaan makelar negara.
MODUS LAMA, PELAKU MAKIN BANYAK
Cerita berulang, spanduk/pengumuman BPJN bertuliskan MAKSIMAL 25 TON hanya jadi hiasan.Fakta di lapangan,truck tronton bermuatan lebih kurang 40 ton milik PT SAE melintas tanpa hambatan setiap hari.Jalan wisata kelas III BUNGUS-MANDEH yg aturannya cuma kuat 8 ton,di hajar truck 5 kali lipat beratnya.Aspal hancur.Wisata mati.Rakyat rugi.
Kenapa PT SAE tidak pakai jalur laut??. Padahal PLTU punya dermaga.Dugaan masyarakat cuma satu: Karena di darat ada yang jaga.
Pertama,di duga di jaga oknum PUPR SUMBAR jembatan darurat(Bailey) dan jalan wisata kelas III bebas di lewati.Kedua,di duga di jaga DISHUB dan polisi biar tidak di tilang.Ketiga,di duga sekarang ada oknum DPR RI yang jaga biar kasusnya tidak sampai ke jakarta, kejaksaan dan KPK.
“Ini rantai makanan, yg paling bawah rakyat,paling atas dugaan nya politisi.Jembatan dan jalan kami cuma jadi tumbal buat CUAN batu bara”.Kata seorang tokoh masyarakat Bungus,kamis 2 Juli 2026.
TIGA KALI PENGHIANATAN DALAM SATU JALAN
Rakyat sumatera barat di khianati tiga kali lipat.Pajak rakyat di pakai bangun jembatan dan jalan,pajak rakyat juga yang akan di pakai memperbaiki kalau jembatan runtuh.Dan sekarang,pajak rakyat di duga di pakai bayar gaji oknum yg justru menggadaikan aset negara.
INI BUKAN LAGI PERMINTAAN, INI TUNTUTAN MASYARAKAT
1.KPK RI & KEJAKSAAN: Jangan tunggu laporan.Turun sekarang.GELEDAH.SITA DATA.Periksa dugaan aliran dana dan dugaan keterlibatan oknum DPR RI DAPIL SUMBAR.
2.MKD DPR RI: Jangan diam, panggil dan buka ke publik siapa oknum yg namanya sudah beredar luas di tengah masyarakat SUMBAR.
3.KAPOLRI : Buktikan POLRI bukan satpam tambang.Copot KAPOLDA/KAPOLRES dan KAPOLSEK yg wilayahnya di biarkan jadi jalan tol ODOL.
4.PRESIDEN RI: Cabut izin PT SAE hari ini juga.Tutup jalur darat,paksa lewat laut.Titik.
Sampai berita ini tayang,PUPR SUMBAR,PT SAE, DISHUB SUMBAR, POLDA SUMBAR dan DPR RI Masih bungkam.
CATAT BAIK-BAIK: Kalau jembatan ini ambruk besok, yg runtuh bukan hanya besi.Tapi sisa kepercayaan terakhir rakyat pada negara.
Antonius/Dede Aslam








