
Kuningan ,, patroli 86.com ,, 13 Juli 2023. Kejadian yang menggemparkan warga Dusun III, Desa Bunigeulis, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Seorang pria berinisial SR (33), buruh harian lepas asal Citapen, diduga menyerang mertuanya, Rasana (56), serta seorang kerabat keluarga bernama Lukman menggunakan sebilah golok.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim media patroli 86 peristiwa bermula ketika SR mendatangi rumah mertuanya dengan tujuan menemui sang istri, Ani Lismasari untuk diajak rujuk kembali. Namun, setibanya di lokasi, pelaku diduga berada dalam kondisi emosi sehingga situasi dengan cepat memanas dan pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam.
Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Abdul Azis, membenarkan peristiwa tersebut. Dan pelaku telah diamankan oleh pihak yang berwajib tanpa adanya perlawanan ,dan ditangkap masih di wilayah hukum Kabupaten Kuningan.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang melibatkan menantu terhadap mertuanya. Pelaku berinisial SR (33) sudah berhasil kami tangkap pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB di wilayah hukum Kabupaten Kuningan tanpa perlawanan berarti,” ujar AKP Abdul Azis saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Di lokasi kejadian, pelaku sempat berteriak dan melakukan tindakan provokatif. Ia bahkan sempat menelepon seseorang untuk meminta disediakan mobil jenazah, seolah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dalam pertikaian itu.
Situasi kian memanas saat Lukman datang untuk menanyakan duduk perkara. Merasa urusannya dicampuri, SR langsung menabrakkan badannya ke arah Lukman dan mencabut golok sepanjang 35 cm dari pinggangnya. Pelaku kemudian mengayunkan senjata tajam tersebut berkali-kali ke arah tubuh Lukman.
” Saat pelaku hendak mengejar dan membacok korban lain, sang mertua (Rasana) dengan berani menahan ayunan golok pelaku menggunakan tangan kirinya. Akibatnya, punggung tangan kiri korban mengalami luka bacok yang cukup parah dan Korban (RASANA) langsung dilarikan ke rumah sakit El – Syifa Kuningan.” jelas AKP Abdul Azis.
Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan pelaku, pakaian korban, serta pakaian pelaku yang terdapat noda darah. Hingga saat ini pihak yang berwajib masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut, meski dugaan sementara mengarah pada persoalan keluarga yang memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindak kekerasan dan Mengancam nyawa seseorang. Yayan Heryana, Kabupaten Kuningan Jabar.







