
Halmahera selatan//patroli86.com// – Tidak semua perjalanan menuju kepemimpinan lahir dari kehidupan yang serba berkecukupan. Sebagian tumbuh dari perjuangan panjang, pengorbanan, dan doa yang dipanjatkan tanpa henti oleh orang tua demi masa depan anak-anaknya.
Kisah tersebut tergambar dari seorang ibu yang setiap hari bekerja sebagai penyapu jalan. Sapu yang berada di tangannya bukan sekadar alat untuk membersihkan jalanan, tetapi menjadi saksi bisu atas setiap tetes keringat, langkah perjuangan, dan harapan yang ia titipkan agar putranya dapat mengenyam pendidikan yang layak.
Di tengah keterbatasan ekonomi, sang ibu tetap teguh bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendidikan anaknya. Baginya, pendidikan merupakan jalan terbaik untuk mengubah masa depan.
Perjuangan itu kini membuahkan hasil. Putranya dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRO) Hukum. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan seseorang meraih kepercayaan untuk memimpin, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga.
Kisah ini menjadi inspirasi bahwa keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh kemewahan atau kemudahan hidup. Sebaliknya, tekad yang kuat, pendidikan, dan dukungan orang tua dapat menjadi fondasi utama dalam meraih cita-cita.
Di balik amanah kepemimpinan yang kini diemban, tersimpan perjuangan seorang ibu yang selama bertahun-tahun mengabdikan tenaganya demi masa depan sang anak. Sapu yang setiap hari ia genggam menjadi simbol keteguhan, pengorbanan, dan kasih sayang yang mengantarkan putranya hingga berada di titik ini.
Semoga amanah sebagai Ketua HIMAPRO Hukum dapat dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan dedikasi, sebagai bentuk penghormatan atas setiap peluh, doa, dan pengorbanan seorang ibu yang tidak pernah berhenti percaya pada masa depan anaknya.
(Tim Red)








