
Patroli 86.com ,, Pimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Ketapang yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan di Kantor Bupati Ketapang. Apel tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Camat, pejabat struktural dan fungsional, kepala desa, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahan yang disampaikan, saya menekankan bahwa apel gabungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, sekaligus melakukan konsolidasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang agar tetap berjalan dalam satu irama membangun daerah.
“Banyak hal yang harus kita koordinasikan bersama. Melalui apel gabungan ini kita memastikan seluruh jajaran pemerintah tetap solid dalam menjalankan tugas, fungsi, dan amanah pelayanan kepada masyarakat.”
1. Pengawasan Ketat LPG 3 Kg dan BBM Bersubsidi
Dalam kesempatan tersebut, saya menyoroti persoalan distribusi LPG 3 kilogram yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian masyarakat. Saya menegaskan bahwa gas bersubsidi tersebut merupakan hak masyarakat kurang mampu serta pelaku usaha mikro dan kecil, sehingga pendistribusiannya harus tepat sasaran.
Instruksi Sidak: Saya meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama instansi terkait untuk terus melakukan pengawasan dan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pangkalan maupun pengecer. Menurut saya, pemerintah tidak boleh membiarkan adanya praktik penjualan LPG dengan harga yang jauh di atas ketentuan maupun distribusi yang tidak tepat sasaran.
“Sidak jangan berhenti. Kita harus memastikan LPG 3 kilogram benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak. Pemerintah harus hadir melindungi masyarakat.”
Imbauan untuk ASN: Saya juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi teladan dengan tidak menggunakan LPG bersubsidi apabila masih mampu menggunakan tabung nonsubsidi.
“Jangan sampai kita justru mengambil hak masyarakat yang memang berhak menerima subsidi.”
Kawal Distribusi BBM: Selain LPG, saya menyoroti distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertalite, yang sempat mengalami keterlambatan pasokan. Saya menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang telah melakukan koordinasi langsung dengan Pertamina untuk mengetahui penyebab kelangkaan yang terjadi.
Meskipun kendala disebabkan oleh gangguan pasokan dari terminal induk, saya menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap selesai begitu saja. Pemerintah daerah tetap akan terus mengawal distribusi BBM dan melarang keras adanya pihak yang menaikkan harga Pertalite secara tidak wajar.
“Walaupun kewenangan pemerintah daerah terhadap BBM terbatas, kita tidak boleh menutup mata. Kita tetap harus hadir menjaga kepentingan masyarakat.”
2. Bekerja Profesional Sesuai Aturan
Saya kembali mengingatkan seluruh ASN, kepala perangkat daerah, camat, lurah hingga kepala desa agar menjalankan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing. Penyelenggaraan pemerintahan telah memiliki aturan yang jelas, sehingga setiap aparatur cukup bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing secara profesional.
“Kita bekerja berdasarkan sistem. Semua sudah diatur oleh undang-undang dan regulasi. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional.”
Menurut saya, pemerintah daerah bukan hanya bupati semata, melainkan seluruh unsur pemerintahan mulai dari wakil bupati, sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, camat hingga kepala desa. Oleh karena itu:
Untuk Kepala Desa: Saya memberikan perhatian khusus agar mereka benar-benar memahami aturan mengenai pemerintahan desa, pengelolaan keuangan desa, hingga berbagai regulasi lainnya sebagai pedoman dalam bekerja.
Untuk Camat: Saya meminta agar para camat mampu menjadi pembina sekaligus motor penggerak pembangunan di wilayah masing-masing.
“Kepala desa dan camat adalah ujung tombak pemerintah. Jalankan kewenangan dengan baik dan tetap tegak lurus terhadap kebijakan pemerintah daerah.”
3. Hidupkan Budaya Gotong Royong
Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai kekuatan sosial bangsa, baik dalam pembangunan fisik, kehidupan sosial, keagamaan, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Saya berharap kepala desa mampu menggerakkan seluruh potensi masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan hingga perusahaan yang berada di wilayahnya untuk bersama-sama membangun desa.
“Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Menjaganya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat.”
4. Bangun Ketapang dengan Semangat Kebersamaan
Saya mengajak seluruh aparatur untuk meninggalkan perbedaan politik dan fokus bekerja membangun daerah. Saya menegaskan bahwa setelah pelaksanaan Pilkada, seluruh unsur pemerintahan harus bersatu dalam satu barisan demi kepentingan masyarakat.
“Tidak ada lagi sekat-sekat politik. Yang ada sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Ketapang menjadi lebih maju.”
Menurut saya, soliditas menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Setiap aparatur harus memiliki rasa saling memiliki dan saling menjaga sebagai satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Ketapang.
5. Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas
Dalam kesempatan tersebut, saya menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Kabupaten Ketapang. Salah satunya adalah peningkatan konektivitas transportasi udara yang kini telah menghadirkan penerbangan langsung Ketapang–Jakarta, serta pembukaan rute baru Ketapang–Yogyakarta yang mulai beroperasi dalam waktu dekat.
Menurut saya, hadirnya rute penerbangan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang kita bersama melalui berbagai koordinasi dengan pihak maskapai dan pemerintah pusat.
Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan juga terus menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Saya mengajak masyarakat untuk melihat perkembangan ini secara objektif dan terus memberikan dukungan.
Penutup
Menutup arahan ini, saya mengingatkan seluruh ASN agar senantiasa menjaga integritas, bekerja dengan tulus, serta menjadikan jabatan sebagai amanah untuk melayani masyarakat. Keberhasilan seorang ASN bukan diukur dari kepentingan pribadi, melainkan dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat luas.
“Kita adalah pelayan masyarakat. Jabatan adalah amanah. Gunakan kesempatan ini untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.”
Melalui apel gabungan tersebut, saya bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali menegaskan komitmen untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga stabilitas daerah, serta mendorong percepatan pembangunan menuju Ketapang Maju dan Mandiri.)Thomas dp kaperwil Kalbar)






