
Jakarta,Rabu 05 Agustus 2026 – Sejak dilantik 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama Kabinet Merah Putih. Yang awalnya disebut “mau mancing 1 perkara” justru berujung terbongkarnya jaringan besar di BUMN, kehutanan, ekspor CPO, dana bansos, hingga rekening “nganggur” milik koruptor.
Berikut rangkuman lengkap kasus dan langkah yang sudah dibongkar selama hampir 2 tahun pemerintahan Prabowo:
1. Satgas PKH: Selamatkan Rp6,6 Triliun dari Penjarahan Hutan
Pada 24 Desember 2025, Prabowo hadir langsung di Kejaksaan Agung untuk menerima laporan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Pemerintah berhasil menyelamatkan keuangan negara lebih dari Rp6,6 triliun dari praktik perampokan kekayaan negara yang disebut sudah berjalan “belasan bahkan puluhan tahun”.
Prabowo menegaskan:
> “Jangan ragu-ragu, tidak pandang bulu, jangan mau dilobi sini, dilobi sana, tegakkan peraturan, selamatkan kekayaan negara, itu tugas saya”
Satgas PKH dibentuk lewat Perpres Nomor 5 Tahun 2025. a274
2. Kasus Korupsi Ekspor CPO: Negara Kembalikan Rp13,2 Triliun
20 Oktober 2025, Presiden menyaksikan penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp13.255.244.538.149 dalam perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil.
Jaksa Agung menyebut perkara ini melibatkan Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group dengan total kerugian negara mencapai Rp17 triliun.
3. “Rekening Nganggur” Rp39 Triliun Diduga Milik Koruptor
13 Mei 2026, Prabowo mengungkap adanya dana sekitar Rp39 triliun di rekening tidak aktif yang diduga milik pelaku korupsi. Pemiliknya disebut sudah melarikan diri atau meninggal sehingga dananya terbengkalai.
4. Bersih-bersih BUMN & Program MBG
– Pada Hari Koperasi Nasional ke-79, Prabowo menyentil BUMN sebagai “ladang subur korupsi” dan mendesak kekayaan negara yang dicuri segera dikembalikan.
– 10 Juli 2026 saat meresmikan 5 bendungan di Lombok Barat, Prabowo memperingatkan adanya dugaan penyusupan ke Badan Gizi Nasional untuk mencuri dana program Makan Bergizi Gratis. Ia memerintahkan Dandim, Kapolres, Kapolsek ikut mengawasi agar dana sampai ke penerima.
5. Narkoba: Barang Bukti Rp29,37 Triliun Dimusnahkan
Oktober 2024 – Oktober 2025 Polri menyita 214,84 ton narkoba senilai *Rp29,37 triliun*. Jika tidak dicegah bisa dikonsumsi 629 juta orang. Prabowo menyebut narkoba sebagai ancaman “tidak kalah bahaya” dari korupsi.
TEKS SUARA / KUTIPAN JANJI PRESIDEN PRABOWO
Sejak awal menjabat, Prabowo berulang kali menyampaikan janji perang terhadap korupsi:
1. Pidato Pelantikan di MPR/DPR, 20 Oktober 2024
Prabowo menyebut korupsi seperti “ikan yang pembusukannya dimulai dari kepala” dan meminta para pembantunya memberi teladan bersih. Ia juga mewanti-wanti pengusaha yang “berselingkuh dengan kekuasaan” bukan pengusaha nasionalis.
2. Kongres Tidar, 17 Mei 2025
> “Untuk kesekian kali lagi saya tegaskan, ini sumpah saya, ini tekad saya, dalam enam bulan pemerintahan yang saya pimpin, kita sudah selamatkan ratusan triliun uang rakyat, Hampir setiap hari kita membongkar kasus-kasus korupsi dan tidak akan berhenti”
> “Usia saya 73 tahun, saya hanya ingin meninggalkan nama baik. Saya akan tegakkan keadilan, saya akan melawan segala bentuk korupsi di republik ini tanpa pandang bulu”
3. Upacara Hari Lahir Pancasila, 2 Juni 2025
> “Saya peringati semua unsur di semua lembaga: segera benah diri, segera bersihkan diri, karena negara akan bertindak, Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu, tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana”
> “Kekayaan kita sangat besar, tetapi terlalu banyak maling-maling yang mencuri uang rakyat. Dan untuk itu saya bertekad akan menertibkan semua itu”
4. Nuzul Qur’an di Istana, 10 Maret 2026
> “Kita akan memberantas mereka-mereka yang selama ini merusak perekonomian kita. Kita akan berantas mereka, kita akan hadapi mereka, dan kita akan tegakkan kebenaran dan keadilan”
PERINGATAN SEBELUM KEJADIAN
Prabowo sudah memberi sinyal sejak pidato pertama: tidak ada toleransi. Beberapa poin peringatan yang diulang:
– Benahi diri dari dalam: Korupsi harus dimulai dari pejabat strategis
– Awasi bersama: Mengajak generasi muda dan aparat daerah mengawasi anggaran, termasuk MBG
– Tidak pandang bulu: Penegak hukum yang diancam pun tidak akan membuat pemerintah gentar
CATATAN KRITIS
Komitmen ini juga disorot publik. Akademisi menilai pidato Prabowo harus dibarengi bukti nyata di lapangan, bukan hanya retorika. Transparansi dan keteladanan pejabat disebut kunci agar janji tidak jadi “omon-omon”.
Garis Besar Era Prabowo sejauh ini:
– Fokus: BUMN, hutan, CPO, dana sosial, rekening koruptor
– Mekanisme: Satgas khusus, penyerahan ke Kemenkeu, pengawasan aparat
– Angka: Total penyelamatan dan sitaan sudah ratusan triliun, dari Rp6,6 T, Rp13,2 T, hingga Rp39 T
Pemerintah menyebut ini “baru ujung” dari kerugian negara. Prabowo menegaskan akan terus “membongkar” selama menjabat di dua periode kedepan.







