
Tulang Bawang,,PATROLI86.COM,,Dikonfirmasi terkait anggaran dana bos kepala sekolah Sdn 1 Bumi Sari, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang Kabur meninggalkan awak media diruang kantornya, sampai awak media beranjak meninggalkan sekolah kepsek tak kunjung datang.
Awak media mengunjungi sekolah SDN 1 Bumi Sari pada hari Sabtu 28/1/24, guna mencari dan mengali sebuah informasi terkait dana bantuan operasional sekolah ( Bos) Ampirmasi yang diduga banyak diselewengkan oleh oknum kepala sekolah SDN 1 Bumi Sari.
Sangat disayangkan sikap Heri Supakat, Selalu kepala disekolah SDN 1 Bumi Sari, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, diduga abaikan undang-undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, yang mana penguasa angaran dan pengelola uang negara mesti harus terbuka terhadap publik.
“tindakan yang kurang pantas dilakukan oleh seorang pejabat terkait, penggunaan anggaran atas adanya UU diatas penguasa anggaran mesti terbuka terhadap publik, bukan justru menutup diri terlebih alergi terhadap pengontrol, yang lebih tercela lagi dengan sikap kepsek meninggalkan awak media dengan begitu saja dikantornya, saat awak media masih konfirmasi terkait dana bos Ampirmasi tahun 2020.
Kepala Sekolah SDN 1 Bumi Sari Heri Supakat menjelaskan, Dana Ampirmasi pada tahun 2020 sudah dibelanjakan beli 4 buah Laptop Lenovo, 1.Buah Printer, tunggu sebentar saya ambil barangnya,” ungkapnya
“selang beberapa lumayan lama Kepsek tersebut datang membawa 3 buah laptop merek LENOVO IDEAPAD 330 (atau 303) AMD A9 4GB/1TB, langsung di berikan kepada awak media, setelah memberikan laptop tersebut kepsek langsung pergi lagi tampa meninggalkan sepatah kata pun, dengan mengendarai sepeda motor dengan nyeker tampa mengenakan alas kaki.
Dengan adanya sikap Kepsek Heri Supakat selaku kepala sekolah SDN 1 Bumi Sari sudah jelas menunjukan ada hal yang disembunyikan, diduga kuat takut terbongkar dana yang telah di korupsi kan maka dengan cepat-cepat meninggalkan awak media,,”kalau bersih kenapa jadi risih.
Diduga bukan hanya bantuan operasional sekolah (Bos) Ampirmasi saya, tapi bos reguler pun banyak yang diselewengkan oknum kepsek SDN 1 Bumi Sari, “pasal nya jika diliat oleh kasat mata dari bangunan sekolah yang kumuh tidak terawat, banyak bingkai-bingkai yang tidak ada kaca, ada juga ruang kelas tidak ada pintu, belum lagi dihalaman yang berlumpur, padahal halaman sekolah hanya di sirami air hujan, dan masih banyak lain nya.
“Untuk rincian pengunaan anggaran bos reguler mulai dari tahun 2020/2023 yang di duga Mar’up dan fiktif akan dituangkan dalam pemberitaan berikutnya,
Diminta kepada kepada Pemerintah terkait baik pusat atau daerah, terutama Dinas pendidikan kabupaten Tulang Bawang, agar lebih giat lagi untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengunaan anggaran yang dikelolo aleh para oknum Kepsek yang nakal, karna jaman sekarang Pakta bukan katanya, pemeriksaan laporan realisasi harus disesuaikan dengan regulasinya antara katanya dan Pakta,
“Jika yang di periksa hanya pemberkasan itu yang dinamakan katanya, namun jika pemberkasan sekaligus dibuktikan dengan yang nyata, itu yang dikatakan Pakta, dengan cara pembuktian tersebut, maka oknum-oknum perampok anggaran akan takut bila mau merugikan negara.Bersambung
(TAMRIN)








