
MIMIKA – TIMIKA, PAPUA TENGAH
Senin, 20 September 2026 | 14.00 WIT | Lokasi: Ruang Sat Reskrim, Polres Mimika – Sumber: Humas Polres Mimika / IG
Viral! Bukan KKB, bukan OPM, tapi predator seksual yang coba jadikan Timika sebagai alasan pembenaran kebiadabannya. Dan Kapolres Mimika tidak main-main!
interogasi yang diunggah @TribunPapuatengah ini bikin publik merinding karena murkanya seorang Kapolres yang turun tangan langsung!
TKP INTEROGASI: RUANG RESKRIM POLRES MIMIKA – 16 SEPTEMBER 2026
Di dalam ruang pemeriksaan yang penuh tumpukan berkas perkara, seorang pemuda pelaku pemerkosaan memakai baju kaos merah, wajah di-blur, duduk tertunduk ketakutan di depan meja penyidik.
Yang menginterogasi bukan penyidik biasa. Langsung Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak dengan seragam dinas lengkap, bintang di pundak, turun gunung!
Saat ditanya motif bejatnya memperkosa korban, pelaku sempat berkilah dengan alasan ngawur: “Habis dari medan perang…” seolah Timika adalah zona perang yang bebas berbuat asusila.
Sontak Kapolres meledak, gebrak meja, tunjuk muka pelaku!
Ini transkrip lengkap amukan Kapolres yang terekam jelas:
> “Habis kamu… habis kamu tidurin dia kau ngapain? Kau dari mana sebelum kamu perkosa dia kamu dari mana? Medan apa? Medan perang apa?”
> “Itu enggak ada kalian medan perang di sini, saya yang bubarkan medan perangmu nanti ya! Timika ini bukan medan perang dengar kamu! Timika bukan medan perang ya! Kalian ini enggak ada datang-datang ke sini bikin Timika medan perang enak saja kamu ngomong medan perang ngerti kamu?”
> “Tidak ada medan perang. Kamu orang di mana? Kau tinggal dari mana? Hah? Kau datang ke Timika? Kau bilang ini medan perang? Enak saja kamu ngomong. Jelas kamu? Enggak ada lagi kau bilang medan perang di sini.”
Kalimat “TIMIKA BUKAN MEDAN PERANG!” ia ulang 5 kali dengan suara menggelegar sampai ruangan bergetar! Dua anggota Reskrim berdiri di samping mengapit pelaku yang semakin tertunduk.
Teks besar di video menegaskan:
> KAPOLRES AKBP ALFREDO RUMBIAK TEGASKAN MIMIKA BUKAN MEDAN PERANG
> LOKASI: MIMIKA, PAPUA TENGAH
KONTEKS KASUS – DALIH GILA PELAKU
Berdasarkan keterangan Humas Polres Mimika, pelaku ini ditangkap atas laporan kasus pemerkosaan / persetubuhan terhadap korban perempuan di wilayah Timika.
Saat di-BAP, ia coba playing victim, menyebut Timika sebagai “medan perang” sehingga wajar kalau ia kalap dan berbuat kejahatan seksual. Dalih sesat yang dianggap Kapolres sebagai penghinaan terhadap kota Timika!
Timika adalah Kota Industri, Kota Emas, Kota Aman, bukan medan perang OPM atau medan pelampiasan nafsu bejat!
Kapolres menegaskan dengan kalimat pamungkas yang viral:
> “Saya yang bubarkan medan perangmu nanti ya!”
Saat ini pelaku dijebloskan ke sel tahanan Polres Mimika dan terancam Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara. Pemeriksaan intensif masih berlanjut untuk memastikan ada tidaknya korban lain.
Publik Papua Tengah beri standing applause untuk ketegasan AKBP Alfredo Rumbiak. Di saat Papua sedang panas oleh teror KKB di Wamena dan Intan Jaya, Timika tidak boleh jadi kota dengan dalih perang untuk berbuat kriminal!
Tim Redaksi Investigasi – Billy Pratama Raharjo









