
JAKARTA – KUNINGAN – JOMBANG MEMANAS!
Waktu Pengakuan: Selasa, 22 September 2026 – Podcast Madilog Forum Keadilan TV – Host Darmawan Sepriyossa | Narasumber: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur – Kiai Kampung NU & Pegiat Antikorupsi | Lokasi Pertemuan Rahasia: Hotel Bintang 5 di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan – 4-5 Hari Sebelum Podcast | Isu Utama: Uang Rp480 Miliar Dibawa 2 Mobil Land Cruiser Pakai Towing Dari Selatan Jakarta Ke Jombang Untuk Muktamar Ke-35 NU | Sumber Dana: Oknum Institusi P Rp150 M + Oknum Institusi B Rp150 M + Kreasi Nusron Wahid Rp180 M | Lokasi Muktamar: Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jatim – 27-31 Agustus 2026 | Kasus Terkait: OTT KPK Bogor – Kasus HGB Kabupaten Bogor – Uang Sitaan Rp106,3 Miliar Dalam 20 Koper | Status Nusron: Menteri ATR/BPN & Waketum PBNU – Menghilang & Mengadu Ke 2 Pimpinan Institusi Minta Diselamatkan!
MELEDAK! SKANDAL TERBESAR MUKTAMAR NU DIBONGKAR!
Kiai Kampung NU Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur akhirnya buka mulut dan bongkar semua di podcast Madilog Forum Keadilan! Bukan kaleng-kaleng! Dia membongkar pertemuannya langsung dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait uang haram senilai Rp480 MILIAR yang dibawa mobil Land Cruiser dari Selatan Jakarta ke Jombang untuk perhelatan Muktamar ke-35 NU!
Dan yang bikin darah mendidih: SALAH SATU PENYUMBANGNYA ADALAH MENTERI ATR/BPN NUSRON WAHID – Rp180 MILIAR!
Lebih biadab lagi, saat kasus OTT Bogor meledak dan dirinya menghilang, Nusron Wahid MENGADU KE 2 PIMPINAN INSTITUSI BESAR UNTUK MINTA DISELAMATKAN!
DETIK-DETIK PERTEMUAN RAHASIA DI HOTEL BINTANG 5 KUNINGAN:
Gus Lilur mengaku sekitar 4-5 hari sebelum Selasa 22 September 2026, ia dipanggil bertemu dengan beberapa penyidik internal KPK di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Awalnya ia kira ngobrol santai, ternyata penyidik curhat soal temuan fantastis!
> “Info informal dari penyidik KPK ke saya, ada dua mobil Land Cruiser yang berangkat dari satu tempat di selatan Jakarta membawa uang kira-kira Rp480 miliar dibawa ke Jombang,”kata Gus Lilur dengan tegas, Selasa (22/9/2026).
Menurut Gus Lilur, DUA unit Toyota Land Cruiser itu tidak jalan sendiri! Masing-masing diangkut pakai TOWING biar tidak dicurigai! Masing-masing bawa Rp240 Miliar – total Rp480 Miliar!
> “Dua Land Cruiser membawa uang kira-kira Rp480 miliar. Jadi satu mobil itu kira-kira isinya Rp240 miliaran. Dua Land Cruiser, dua towing, berangkat dari Jakarta dibawa ke Jombang,”
Informasi itu didapat dari pengakuan pihak yang terjaring OTT KPK di Bogor dan hasil forensik digital ponsel yang disita!
RINCIAN DUIT HARAM – SIAPA NYUMBANG BERAPA?
Gus Lilur membongkar dengan detail:
– Oknum Institusi P: Rp150 Miliar!
– Oknum Institusi B: Rp150 Miliar!
– Sisa Rp180 Miliar: KREASINYA NUSRON WAHID!
> “Oknum institusi P misalnya dikabarkan nyumbang Rp150 miliar. Dari oknum institusi B dikabarkan nyumbang Rp150 miliar,”
> “Nah, yang Rp180 dari mana. Nah, Rp180 itu dikabarkan kreasinya Nusron Wahid,”
Ketika host Darmawan Sepriyossa tanya apakah NW adalah Nusron Wahid, Gus Lilur membenarkan! NUSRON WAHID!
Uang itu diduga untuk OPERASI DUIT (OD) – membeli suara! Ilustrasinya: 1 PCNU dibayar Rp500 Juta untuk 1 posisi Rais & Ketua! 1 cabang butuh Rp1 Miliar! Kalau 400 cabang = Rp400 Miliar! Tas-tas hitam berisi dolar dan rupiah beredar di arena Muktamar!
NUSRON MENGHILANG & MENGADU KE 2 PIMPINAN INSTITUSI – MINTA DISELAMATKAN!
Ini yang paling memalukan! Saat OTT KPK di Bogor pada Agustus 2026 yang menyita Rp106,3 Miliar dalam 20 koper, kardus, dan boks terkait kasus HGB PT Summarecon Agung Tbk, nama Nusron mencuat!
KPK menyebut 4 dari 8 tersangka adalah orang kepercayaan Nusron: Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry! Mereka bertugas mengumpulkan dan menampung uang layanan pertanahan!
Saat itulah Nusron menghilang beberapa hari! Dan menurut Gus Lilur:
> “Selain itu, ia juga mengungkap bahwa selama Nusron menghilang, dirinya mengadu ke 2 pimpinan institusi meminta untuk diselamatkan.”
2 Pimpinan Institusi mana?! Gus Lilur belum sebut nama di teaser, tapi akan dibongkar tuntas di Podcast Madilog Forum Keadilan secara kritis dan mendalam! Diduga pimpinan institusi penegak hukum dan pimpinan institusi politik!
KPK sendiri per Rabu, 16 September 2026 lewat Jubir Taufik mengatakan:
> “Tadi ditanyakan apakah benar ada penyampaian informasi atau keterangan terkait dengan kegiatan muktamar salah satu organisasi di Indonesia. Kita belum bisa sampaikan, tetapi artinya ini juga menjadi substansi atau materi penyidikan yang akan nanti didalami oleh tim penyidik,”
Artinya KPK tidak membantah! Sedang didalami!
MUKTAMAR 35 NU JOMBANG – SUDAH SELESAI TAPI NODANYA TERTINGGAL!
Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus 2026 telah menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031. Tapi kemenangan itu kini ternoda isu politik uang Rp480 Miliar!
Gus Lilur berteriak lantang:
> “NU Kita Sakti, Tak Boleh Dikotori Politik Uang! NU dijadikan tunggangan oleh Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul Ketua OC Muktamar) untuk kembali punya jabatan di NU guna melestarikan jabatan dia di kabinet!”
KPK WAJIB USUT TUNTAS! JANGAN TAKUT PADA MENTERI! JANGAN TAKUT PADA 2 PIMPINAN INSTITUSI YANG MEM-BACKING!
Narasumber Khalilur R Abdullah Sahlawiy – Kiai Kampung NU!
Tim Redaksi – Jakarta, Selasa 23 September 2026 – 00:30 WIB








