
BBM DI SPBU SANGGAU DAN KETAPANG ANTRI JIRIGEN – WARGA DUGA DIBEKINGI OKNUM KATANYA TANGGAL 28/9/2026
SANGGAU dan KETAPANG, Kalbar Minggu, 28 September 2026 Pukul 20.00 WIB
Hasil investigasi lapangan *Tim http://Patroli86.com* hari ini, Minggu 28 September 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, menemukan jeritan masyarakat di dua kabupaten: *Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Ketapang.*
1.HARGA KELAPA SAWIT TURUN – PETANI MENJERIT!*
Menurut pantauan tim investigasi Patroli86 di lapangan dan hasil wawancara langsung dengan beberapa petani sawit di Sanggau dan Ketapang:
Petani di Sanggau dan Ketapang saat ini menjerit. Di saat kebutuhan hidup naik, harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit justru turun. Bahkan ada informasi beberapa pengepul / pabrik kecil *menolak membeli sawit petani* dengan berbagai alasan.
Padahal, sesuai Peraturan Menteri Pertanian No.01 Tahun 2018* tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit, pabrik wajib membeli TBS petani plasma dan swadaya sesuai harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan.
2.BBM DI SPBU MASIH ANTRI JIRIGEN WARGA RESAH!
Temuan kedua yang lebih memprihatinkan: Antrean BBM dengan jirigen masih marak di beberapa SPBU di Sanggau dan Ketapang!*
Pantauan http://Patroli86.com malam ini:
Antrean panjang sepeda motor dan mobil.
Di tengah antrean, ada oknum yang bawa *jirigen 20-35 liter berderet-deret*, isi berulang-ulang.
Di salah satu SPBU, warga melihat *perilaku tidak wajar tentang BBM* – ada yang isi jirigen langsung di dalam SPBU, ada yang bolak-balik
3.DUGAAN DIBEKINGI OKNUM APARAT PENEGAK HUKUM (APH)!*
Ini yang paling serius ngah!
Beberapa warga yang ditemui http://Patroli86.com di Sanggau dan Ketapang mengatakan dengan nada kesal di depan media:
Dugaan warga: *BBM bersubsidi (Solar & Pertalite) yang seharusnya untuk petani, nelayan, dan masyarakat kecil, justru disalahgunakan untuk kepentingan industri / dijual kembali dengan harga tinggi di pedalaman / untuk operasional perusahaan.*
Ini melanggar *UU No.22 Tahun 2001 Tentang Migas dan Perpres No.191 Tahun 2014* tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.
4.PERMINTAAN WARGA: KADES, CAMAT, TOKOH MASYARAKAT TURUN KE LAPANGAN!*
Warga memohon melalui http://Patroli86.com:
Warga di Ketapang dan Sanggau meminta:
Kepala Desa dan Camat cek langsung ke SPBU di wilayahnya jam sibuk
Dinas Perkebunan Sanggau & Ketapang* cek harga TBS di pabrik-pabrik!
Dinas Perdagangan & ESDM* cek distribusi BBM bersubsidi!
Polres Sanggau & Polres Ketapang* tindak tegas jika ada oknum APH yang bekingi mafia BBM jirigen! Sesuai pesan *Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama di Polsek Manis Mata 24/9/2026 tentang Integritas dan Anti Narkotika – Anti Bekingi!*
SIKAP REDAKSI http://PATROLI86.COM:*
1.Kami telah mengantongi nama-nama SPBU* yang diduga ada antrean jirigen di Sanggau dan Ketapang (belum kami publikasikan demi menjaga kondusifitas dan proses konfirmasi).
2.Kami telah mengantongi *nama pabrik / RAM* yang diduga menolak beli sawit petani.
3.Kami membuka *Hak Jawab 2×24 Jam* untuk semua pihak: Pengelola SPBU, Dinas Perkebunan, Pertamina, dan Polres Sanggau & Ketapang.
Kami akan turun kembali besok pagi untuk *foto dan video antrean jirigen* sebagai bukti!
TIM INVESTIGASI LAPANGAN http://PATROLI86COM*
REDAKSI: http://PATROLI86.COM & WARTA TIPIKOR – DESK EKONOMI RAKYAT*
TANGGAL: MINGGU, 28 SEPTEMBER 2026 – PUKUL 20.00 WIB*
LOKASI: KABUPATEN SANGGAU & KABUPATEN KETAPANG, KALIMANTAN BARAT*
SUMBER: Wawancara Langsung Warga Petani Sawit & Pengantre BBM di SPBU
KATEGORI: EKSKLUSIF – INVESTIGASI EKONOMI RAKYAT
MASYARAKAT KALBAR MENJERIT!
HASIL INVESTIGASI PATROLI86 MALAM INI 28/9/2026 JAM 20.00 WIB – SANGGAU & KETAPANG!*
1.HARGA SAWIT ANJLOK!
Petani menjerit! Ada pabrik / RAM *TIDAK MAU BELI SAWIT PETANI LAGI!* Mau makan apa petani?
2.BBM DI SPBU ANTRI JIRIGEN!
Warga yang mau kerja ke ladang angkut sawit TIDAK KEBAGIAN!* Yang bawa jirigen 20-35 liter *BORONG TERUS BOLAK-BALIK!*
3.DIDUGA DIBEKINGI OKNUM APH!*
Warga bilang langsung di depan media Patroli86: *”Ini dibekingi oknum aparat Pak! Kalau tidak, mana berani terang-terangan!”*
BBM subsidi untuk petani malah dijual lagi ke pedalaman / perusahaan!
PERMINTAAN WARGA:*
PAK KADES! PAK CAMAT! TOKOH ADAT! TOKOH MASYARAKAT! TURUN KE LAPANGAN DONG! JANGAN DIAM DI KANTOR! CEK SPBU! CEK HARGA SAWIT!*
Kalau benar ada beking, POLRES SANGGAU & KETAPANG HARUS TINDAK!* Sesuai pesan Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama: INTEGRITAS!) THOMAS DP KAPERWIL KAL BAR)








