
Halmahera selatan //Patroli86.com// — Wakil Ketua I DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Daerah Pemilihan (Dapil) Halmahera Selatan, Kuntu Daud, S.E., melaksanakan kegiatan reses di Desa Belang-Belang, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Kuntu Daud untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang masih menjadi perhatian warga.
Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan penyelesaian pembangunan Masjid Desa Belang-Belang. Dalam kesempatan itu, Kuntu Daud juga meninjau langsung kondisi pembangunan masjid untuk melihat kebutuhan yang masih diperlukan agar proses pengerjaan dapat segera dituntaskan.
Ketua BPD, tokoh pemuda, serta panitia pembangunan masjid menyampaikan bahwa masyarakat telah berupaya mendukung pembangunan melalui semangat gotong royong. Namun, salah satu kendala yang masih dihadapi adalah kebutuhan biaya upah bagi para tukang, khususnya untuk pekerjaan pemasangan atap masjid.
“Kami tidak banyak meminta. Yang kami butuhkan saat ini adalah bantuan untuk upah tukang pemasangan atap masjid agar pembangunan ini bisa segera diselesaikan,” ungkap Jubair.
Mendengar aspirasi tersebut, Kuntu Daud menyatakan akan mengawal kebutuhan pembangunan masjid tersebut sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Ia berharap proses pembangunan dapat dipercepat sehingga sebelum memasuki bulan suci Ramadan, masjid tersebut sudah dapat diselesaikan dan kembali digunakan masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan ibadah.
“Ini akan kami kawal. Harapan kita, sebelum bulan suci Ramadan, masjid ini sudah selesai sehingga masyarakat Desa Belang-Belang sudah bisa menggunakannya untuk beribadah,” ujar Kuntu Daud.
Menurut Kuntu Daud, kegiatan reses bukan hanya menjadi agenda bertemu dengan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.
Karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
Masyarakat Desa Belang-Belang pun menyambut baik respons tersebut. Warga berharap dukungan terhadap kebutuhan pembangunan, khususnya biaya upah tukang, dapat membantu mempercepat penyelesaian masjid sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
Kegiatan reses Kuntu Daut di Desa Belang-Belang pada 30 September 2026 tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyampaikan serta mengawal berbagai kebutuhan pembangunan di tingkat desa.
(Tim Red)








