
Kalimantan Tengah, kpatroli86.com
Diduga 15 alat berat excavator yang aktif beroperasi di wilayah kabupaten Katingan dan tidak pernah tersentuh oleh pihak pemerintah terkait,”Kamis 08/02/2024″
Berdasarkan hasil pantauan tim gabungan beberapa media yang ada di kabupaten Katingan, alat alat berat excavator tersebut aktif beroperasi selama ini di wilayah kabupaten Katingan,
Salah satu narasumber yang berinisial Ir membenarkan bahwa oknum oknum pengusaha excavator tersebut sudah lama bekerja di wilayah kabupaten Katingan tapi tidak pernah tersentuh oleh pihak pemerintah, kalau ingin oknum oknum pengusaha tersebut tidak merajalela merusak hutan di wilayah kita,maka pihak media yang ada di kabupaten Katingan harus konfirmasi langsung dengan pihak Huma mabes polri minta tanggapan mereka dengan kegiatan yang ada di kabupaten Katingan, karena dengan menggunakan alat berat jenis excavator sangat cepat merusak hutan, kalau cuma masyarakat biasa yang menggunakan alat tradisional tidak akan mampu merubuhkan pohon pohon yang besar”ucapnya
Di tempat yang terpisah salah satu narasumber yang berinisial kor mengatakan, dari 15 alat berat excavator tersebut berbeda beda pengusaha nya, diduga oknum TNI Bd kaliman memegang (8) alat berat excavator dan diduga juga sokip memegang (4) alat berat excavator, dan diduga juga ad memegang (1) alat berat excavator,dan diduga juga rodi memegang (1) alat berat excavator, dan diduga juga Mul memegang (1) alat berat excavator, diduga kuat oknum oknum pengusaha ini yang sudah merusak hutan di wilayah kabupaten Katingan dan tidak pernah sama sekali tersentuh oleh pihak pemerintah selama ini,”ujarnya.(K)





