
Jateng,, PATROLI86.COM,, Kami tim awak media dan LSM mendatangi DITRESKRIMSUS POLDA JATENG untuk menanya kan tersendat nya gas elpiji tiga kilo gram di masyarakat ada kah kaitan nya mau di naik kan atau ada masalah lain. Masyarakat cukup khawatir karena menjelang lebaran yang tinggal menghitung hari kenapa elpiji sedikit tersendat itu yang membuat masyarakat khawatir.
Kami awak media dan LSM datang ke polda jateng di sambut oleh bapak kombes pol dwi subagio SIK MH kami mendapat kan informasi dari DITRESKRIMSUS POLDA JATENG bapak KOMBESPOL Dwi Subagio SIK MH menjelas kan dengan tersendat nya gas elpiji tersebut di karena kan terjadi nya banjir beberapa waktu yang lalu sehingga BBM termasuk elpiji masih sedikit mengalami ketersendatan belum lancar seperti sebelum terjadi nya banjir besar merata di beberapa kota di indonesia termasuk jawa tengah tempo hari.
Tidak ada penimbunan atau pun kenaikan harga masih normal tutur nya.
Kami dari dinas terkait sudah mengunjungi beberapa SPBU untuk mengantisipasi jangan sampai di saat nanti masyarakat umat muslim merayakan kemenangan hari raya idul fitri tidak ada gas elpiji mau BBM untuk mudik dan sebagai nya.
Dan dari kami sangat menekan kan dan menghimbau pihak pihak terkait supaya jangan sampai ada penimbunan dan kenaikan yang tidak wajar apa lagi oknum oknum tertentu maka kami akan menindak tegas.

Tapi saya yakin tidak akan ada kenaikan dan penimbunan sampai lebaran nanti akan lancar karena ketersendatan di wilayah jawa tengah ini bahkan di kota lain masih ada yang tergenang banjir maka dari itu masih belum stabil seperti sebelum terjadi nya banjir tutur nya.
Bapak kombespol dwi subagio SIK MH menitip kan pesan melalui kami awak media masyarakat tidak usah cemas jawa tengah masih mencukupi bahan bakar nya sampai lebaran mendatang tutur nya kembali.
Kami awak media menanyakan apa bila ada oknum oknum tertentu yang menimbun BBM termasuk elpiji menjelang lebaran ini karena sudah naik semua bahan pokok maka BBM pun akan di naik kan juga oleh pihak tertentu apa kah akan d tindak. Beliau menjawab dengan tegas kami akan menindak sesuai hukum yang berlaku di indonesia tanpa terkecuali tegas nya sambil menutup pembicaraan dan pertemuan pada hari ini selasa 2 april 2024.
Tim redaksi








