Kaur, PATROLI 86 COM,Harga bawang merah disejumlah pasar tradisional di kota Bengkulu maupun di Kabupaten Kaur,sesudah lebaran Idul fitri,pernah mencapai 100 ribu perkilogram,namun sekarang sudah mulai berangsur turun 60 ribu perkilogram.tapi untuk ditingkat pengecer masih relatip tinggi yakni 80 ribu perkilogram untuk 1 on berkisaran 8000 ribu rupiah.
Salah seorang pedagang bawang Junaidi selasa 23/04/2024 menjelaskan kenaikan harga bawang merah sudah terjadi sejak satu bulan terakhir pemicu dan penyebab kenaikan harga bawang merah dari sananya suda mahal yaitu harga jual dari penyuplai bawang dari arah seberang pulau jawa,tidak ada pilihan bagi kami pedagang pengecer untuk menaikan harga jual pada pembeli ini disebabkan modal tidak akan timbul bila tidak begitu ujarnya.
Dilansir dari sumber pemberitaan beberapa media,Kepala bidang perdagangan dan perindustrian ( Disperindag ) kota bengkulu Erika arisanti menjelaskan bahwa pemicu kenaikan komoditi bawang merah,ini akibat kelangkaan stok di gudang hingga dipasar serta ditambah dengan keadaan faktor cuaca yang tak menentu,membuat kendala harga kenaikan menjadi tinggi.
Selain dari pada itu pasokan barang menjadi langka penyebabnya juga antara lain disamping mulai mahalnya biaya jarak transfortasi dan upah angkut,secara ekonomi pada saat barang menjadi langka untuk medapatkannya terbilang sulit dan ketika modal yang dikeluarkan makin besar maka untuk mengembalikan modal tuk mendapatkan untung terpaksa para pedagang menjualnya dengan harga tinggi,akibatnya yang menjerit para ibu yang setiap hari kerja di dapur.semoga saja ini tidak berlarut larut dan pihak yang terkait bisa mensetabilkan Harga bawang merah. ( NUR AIPA WATI)







