
Tojo Una Una – Sulteng.,, patroli86.com,,
Menanggapi surat terbuka yang di layangkan keluarga korban kepada Kapolres Tojo Una Una prihal tindak kekerasan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMPN 4 Tojo, Polres Tojo Una Una akhirnya angkat bicara.
Kapolres Tojo Una Una melalui Kasihumas Polres Tojo Una Una AKP Triyanto membenarkan adanya surat terbuka tersebut yang mana maksud dan tujuannya meminta kami untuk memproses tindak kekerasan yang terjadi pada siswa SMPN 4 Tojo ujar Kasihumas Polres Tojo Una Una AKP Triyanto.
Dikatakan Kasihumas Polres Tojo Una Una AKP Triyanto, perkara ini sudah ditangani oleh penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tojo Una Una berdasarkan Laporan Polisi ( LP) Nomor – LP /B/17/V/2024/SPKT/Polres Tojo Una Una / Polda Sulawesi Tengah, Tanggal 12 Mei 2024, pukul 11. 19 Wita.

Penyidikan PPA sudah melakukan pemeriksaan kepada korban maupun ayah korban dan didampingi pula oleh unit UPTD PPA Kabupaten . Tojo Una una Dan dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemeriksaan kepada saksi saksi lainnya terang Kasihumas Polres Tojo Una una AKP Triyanto.
Sebelumnya kekerasan yang terjadi di SMPN 4 Tojo ini dilaporkan oleh pihak keluarga di Polsek Tojo pada Minggu, 12 Mei 2024 dan telah buatkan permintaan Visum.
Kasihumas juga menerangkan, menurut korban Pr. Faradillah sehari sebelumnya, Sabtu, ( 11/04/2024) sekitar jam 09.00 wita, korban bersama tiga ( 3 ) orang Siswa lainnya di undang oleh Pr. Sri Rahayu yang mana adalah Guru diruangan kelas 1 untuk menghadap kepada Kepala Sekolah Lk. Marsuki untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi diantara mereka sesama Siswa.
Tiba tiba Kepala Sekolah Lk. Marsuki memukul korban Faradillah dengan menggunakan tangan kanan terkepal dibagian mata korban sebelah kanan yang mengakibatkan mata korban bengkak dan memar Kata AKP Triyanto.
Kepala pihak keluarga kami meminta untuk bersabar, karena kasus ini sudah ditangani oleh penyidik PPA.
Mohon dukungannya karena rencananya dalam waktu dekat kami akan kembali mamanggil para saksi lainnya untuk diperiksa, Tutur AKP Triyanto. ( Hard )







