Sumenep,, patroli86.com ,, Dalam rangka merayakan Hari Jadi yang ke-755 Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengadakan upacara yang berlangsung di depan kantor Pemerintahan Daerah Sumenep, yang terletak di Madura, Jawa Timur. Upacara ini merupakan momen penting bagi masyarakat Sumenep untuk mengenang perjalanan panjang dan pencapaian yang telah diraih selama lebih dari tujuh setengah abad.

Dewi Khalifah, yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sumenep, berperan sebagai Inspektur Upacara. Dalam acara tersebut, Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo, bertindak sebagai pemimpin upacara. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Sumenep Nyai Hj. Dewi Khalifah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT dan untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Sumenep agar daerah ini semakin maju dan sejahtera. “Mari kita bersama- sama memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT,karena pada hari ini kita melaksanakan peringatan hari jadi ke-755 Kabupaten Sumenep.” ujarnya pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Beliau berharap momentum perayaan Hari Jadi Sumenep kali ini dapat menjadi dasar yang kuat untuk memperkuat kebersamaan antara warga dan seluruh elemen pemerintah, baik dari sektor swasta, komunitas, hingga masyarakat umum. Harapannya adalah agar Kabupaten Sumenep dapat terus berkembang, makmur, dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Dewi Khalifah juga memperkenalkan konsep Pentahelix, yang merupakan pendekatan pembangunan yang melibatkan lima pilar utama: akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media. Dengan menerapkan pendekatan ini, diharapkan Sumenep dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. “Dengan pendekatan ini, kami berharap agar Sumenep bisa mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor yang secara langsung berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat.” tambahnya.
Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Sumenep di tingkat nasional. Ia menyoroti keberhasilan pemerintah daerah dalam memperoleh Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) dengan predikat BB dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), serta penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penghargaan-penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah Kabupaten Sumenep telah menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Beliau berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran birokrasi Sumenep untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, efisien, dan memiliki integritas tinggi.
Lebih jauh, Nyai Dewi Khalifah mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Dia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. “Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada peran aktif masyarakat.” tegasnya.
Di akhir sambutannya, beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Sumenep yang selama ini telah bekerja keras menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. “Semoga kerjasama yang baik ini bisa terus berlanjut, terutama dalam menyikapi berbagai tantangan yang mungkin dihadapi ke depan serta Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa mewujudkan cita-cita untuk menjadikan Sumenep sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di masa mendatang.” ungkapnya. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang jelas, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimis dapat mewujudkan cita-cita untuk menjadikan Sumenep sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan memiliki daya saing tinggi di masa mendatang.

Upacara Hari Jadi Sumenep yang ke-755 ini ditutup dengan pembacaan doa dan prosesi simbolis pemotongan tumpeng sebagai bentuk ungkapan syukur atas segala pencapaian yang telah diraih. Momen ini diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di antara masyarakat Sumenep. Momen ini diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di antara masyarakat Sumenep.
Tim







