
Halmaherah selatan//patroli86.com// – Di duga kepala desa Kubung melakukan Pemalsuan SK sekdes secara fiktif,dimana nama sekdes kubung SK atas nama Saltia Miranda dahlan ternyata yang bersangkutan tidak berada di desa kubung kecamatan bacan selatan,kabupaten Halmaherah selatan ,Minggu/30/03/2025.
Di ketahui bahwa Saltia Miranda sejak tahun 2023 sudah tidak berada di desa Kubung sementara namanya masi tercantum dalam SK sekdes.
Kepaladesa Kubung ketika di konfirmasi media ini melalui pesan watshap menjelaskan,” untuk sekdes kita Masi pake yang lama karena belum dapat orang yang ganti dan sekarang baru ganti,”lanjut kades untuk gaji sekdes lama Masi menerima,” ungkap masbul haji muhamad
Saltia Miranda Dahlan adalah Nama sekdes yang selama ini menerima gaji,” kata kepala desa,” namun yang bersangkutan bukan warga desa Kubung,benar bahwa Saltia Miranda perna menjabat sebagai sekdes beberapa bulan di tahun 2023 namun hingga saat ini Saltia Dahlan tidak tau keberadaannya.
Bahkan hingga hingga 13 februari 2024 nama Saltia Masi terdaftar sebagai sekdes,kuat dugaan kepala desa Kubung Masi menggunakan nama Saltia Miranda untuk melengkapi adminstrasi untuk melakukan pencairan add dan DDS.
untuk itu wakil ketua BPD dan anggota BPD beserta masyarakat meminta kejaksaan agar selektif untuk tindak lanjuti persoalan ini,hal ini kami takutkan add dan DDS tahun 2025 nantinya di salahgunakan kembali.
wakil ketua BPD dan anggota BPD beserta masyarakat desa kubung berharap agar add dan DDS tahun 2025 dapat di selamatkan mengingat desa Kubung Masi butuh pembangunan,”harap masyarakat.
(Sulfi/patroli86.com)








Semoga ada tindak lanjuti dari pihak terkait untuk menyelamatkan dana desa Kubung 2025.
Jikalau diya bersalah maka proses diya sesuai aturan jangan biarkan kurupsi atau apapun itu marjalela di Indonesia
Salam hormat .
Sandi Ridwan.🙏🙏
Sandi
Semoga ada tindak lanjuti dari pihak terkait untuk menyelamatkan dana desa Kubung 2025.
Jikalau diya bersalah maka proses diya sesuai aturan jangan biarkan kurupsi atau apapun itu marjalela di Indonesia
Salam hormat .
Sandi Ridwan