
Solok ,,Paroli86.com 01/05/2025
Pasar Serikat Alahan Panjang didirikan oleh beberapa orang Tokoh Penting dari 8 Nagari, diantaranya , Nagari Alahan panjang, Salimpat, Aie Dingin , Sungai Nanam, Talang Babungo, Sariak Alahan Tigo, Sungai Abu dan Nagari Lolo, pada tahun yang di perkirakan jauh sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia
Disebabkan jauhnya Pasar yang di tuju untuk menjual hasil ladang dan membeli barang kebutuhan pokok dari 8 Nagari tersebut, sehingga para tokoh dari 8 Nagari Bermusyawarah untuk mendirikan (Pakan) Pasar
Dari hasil kesepakatan tersebut di buatlah ( Pekan pertama) untuk berjual beli di tetapkan pada hari sabtu, yang bertempat di Kenagarian Alahan Panjang
Bekas pasar itu sekarang bernama Jorong Pakan sabtu ( Pekan Pertama),
Setelah pasar berdiri, pengunjung dan pedagang bukan hanya dari Alahan Panjang dan Tujuh Nagari itu saja, akan tetapi semakin banyak yang datang dari daerah lain.
Dengan perkembangan yang semakin banyak itu maka tidak tertampung lagi oleh lokasi yang kecil, maka di cari lagi lokasi di tempat yang lebih luas di dekat Jorong Pakan sabtu sekarang, yaitu di limau Abuang,
Setelah Pasar di limau Abuang berjalan, hasilnya pun sama seperti di Pakan sabtu, jumlah pedagang semakin banyak dan kembali Pasar dipindahkan ke dekat Kantor Camat sekarang, yang di ganti nama dengan Pasar Teladan, di karenakan dari waktu ke waktu terjadi perubahan yang sangat cepat
Diapasar teladan pun masih terus terjadi peningkatan, maka beberapa tahun kemudian Pasar pun dipindahkan ketempat atau lokasi yang lebih luas
Di dapatkanlah kesepakatan baru bahwa pasar di pindah yaiitu di SD 1 sekarang ( Pasar Usang) di jln RA Kartini,
Beberapa tahun kemudian,
Pedagang dan juga pengunjung semakin meningkat dan akhirnya Para Tokoh kembali mencari kesepakatan untuk memindahkan Pasar ke lokasi yang baru
Di carilah tempat yang datar dan lebih luas dari sebelumnya
Maka dapatlah kesepakatan bahwa pasar bergeser sedikit kebawah dari pasar saat itu
Setelah di bangun pasar pemindahan ini, di beri nama Pasar Baru Alahan Panjang pada Tahun 1960 M
Maka bekas pasar yang tadinya tidak lagi di jadikan tempat berjual beli, maka para pengunjung dan Tokoh memberi nama Pasar yang menjadi Pasar Usang (Bekas Pasar)
Dan semua tempat atau pasar tadi didirikan berada di atas tanah Nagari Alahan Panjang.
Namun seiring waktu berjalan satu persatu dari 8 Nagari telah memiliki pasar dan perkembangan perekonomian pun semakin bagus,
Nagari lolo pun mendirikan Pasar pertamanya
Dengan Nagari Lolo mendirikan pasar, maka Nagari Lolo melepaskan serikatnya dengan Nagari Alahan Panjang
Lalu di susul oleh 6 Nagari lagi yang membangun Pasarnya
Beberapa Nagari bahkan telah di mekarkan dengan Kecamatannya
Yaitu Nagari Talang Babungo, Nagari Sariak Alahan Tigo dan Nagari Sungai Abu
Yang secara otomatis seharusnya sudah lepas serikat nya dari pasar Baru Alahan Panjang
Saat ini dari semua Nagari yang dulunya berserikat dalam Pasar, yang belum memiliki Pasar cuma Nagari Salimpat
Dari informasi terbaru di dapatkan bahwa Nagari Salimpat juga akan membangun Pasarnya sendiri di Salimpat
Untuk menyikapi hal ini, tentunya Alahan Panjang yang dulunya adalah pusat perpasaran
Harusnya juga sudah memiliki Pasarnya Sendiri
Akan tetapi sampai saat ini pasar sebagian masih di kategorikan serikat
Untuk itu, sebagian generasi muda Nagari di Jorong Alahan Panjang meminta kepada Wali Nagari, KAN, BPN dan Kecamatan agar Alahan Panjang juga punya Pasar Nagari sendiri
Dan ini juga harapan Urang Tuo Nagari, kalau bisa di kabulkan oleh para tokoh dan yang memiliki wewenang dan Pemerintah Kabupaten Solok untuk menjadikan Pasar Serikat B menjadi Pasar Nagari ( Pasar tipe A)
Sumber Urang Tuo Nagari Alahan Panjang
Teja Sukmana Dt Junjungan
Tim Patroli86






