
Halmaherah selatan//patroli86.com// – Wooi,23 mei-26 mei 2025 Kecamatan Obi Timur, kabupaten Halmahera selatan Propinsi Maluku Utara.
Sebagai Tokoh pemuda gereja, Ekson salauwe,”mengatakan bahwa setiap kegiatan gereja yg dilakukan di wilayah Klasis GPM pulau pulau obi itu adalah salah satu ketentuan gereja yg harus dilakukan.
untuk meningkatkan kapasitas parah pelayan (penatua dan diaken) dalam rangka menatalayani seluruh proses pelayanan yg akan di lakukan di masing masing jemaat,selama masa pelayanan 2025-2030. bahwa kegiatan Penataran majelis jemaat Klasis GPM Se spulau pulau Obi.
Di dalam kegiatan Penataran majelis jemaat GPM periode 2025-2030,sebagai peserta yg menghadiri kegiatan terdiri dari 12 jemaat yaitu.
Jemaat GPM Wayaloar
Jemaat GPM Oci maloleo
Jemaat GPM Bobo
Jemaat GPM Wooi
Jemaat GPM Sum
Jemaat GPM Air Mangga
Jemaat GPM Laiwui kampung baru
Jemaat GPM Tabuji
Jemaat GPM Kawasi
Jemaat GPM Galala
Jemaat GPM Tapa
karena setiap periode majelis jemaat GPM yg baru pasti mendapatkan pembinaan dan pengembalaan dgn berbagai macam metode pelayanan yg harus di lakukan.
dalam pidatonya ketua Klasis mengatakan bahawa Penataran Majelis Jemaat merupakan ruang untuk membekali dan melengkapi Majelis Jemaat dalam tugas – tugas pelayanannya, baik itu Ajaran Gereja,Peraturan Gereja maupun mekanisme pelayanan lainya.
Penataran ini ibarat retreat bagi para gubernur dan wakil gubernur yang dilakukan,untuk membekali dan melengkapi para gubernur dengan sejumlah ketentuan yang berlaku di negara ini,
Pdt Lakoruhut mengajak umat dan pelayan GPM di Pulau-Pulau Obi untuk berkolaborasi dengan pemerintah di berbagai level, baik di desa,kecamatan maupun kabupaten. Pdt Lakoruhut juga menghimbau umat dan pelayan untuk mendukung pemerintah dalam menyukseskan pembangunan masyarakat.
Selain itu,dalam arahan Majelis Pekerja Harian Sinode (MPH ) GPM, Pdt. Dr. Ny. N. Souisa, M.Si mengapresiasi Majelis Pekerja Klasis GPM Pulau-Pulau Obi dan jemaat Wooi yang menjadi tuan rumah pelaksana atas pelaksanaan kegiatan dimaksud.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi,Noce Totononu SH yang mewakili bupati Halmaherah selatan mendorong masyarakat Obi untuk meningkatkan animo melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
Obi ini melimpah sumber daya alamnya, dan karena itu harus dikelola oleh orang – orang Obi sendiri.Karena itu, masyarakat Obi harus memiliki kualitas dalam mengelola sumber daya alamnya, bukan sebaliknya menjadi penonton di tanahnya sendiri, demikian himbauan Noce Totononu.
Ekson salauwe,bahwa kita sebagai generasi muda gereja juga harus siap dalam segala aspek kehidupan agar kelak Obi menjadi daerah otonomi baru(DOB) kita bukan lagi di dapati sebagai penonton yg setia di Negeri sendiri,”tutupnya.
(Sulfi/patroli86com)









