
Dr. Mahfudz Kasuba Tegaskan Komitmen Bangun Kampus Religius dan Bermutu
Labuha,Halmaherah selatan//patroli86.com // — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Alkhairaat Labuha, Halmahera Selatan, kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang konsisten dalam membangun budaya akademik yang berkualitas. Kali ini, kampus tersebut menyelenggarakan Ujian Proposal Skripsi Tahap IV bagi mahasiswa Program Studi Syari’ah dan Tarbiyah Tahun Akademik 2024–2025.
Kegiatan akademik ini berlangsung di ruang ujian utama kampus dan diikuti oleh mahasiswa yang tengah memasuki tahap krusial dalam proses penyusunan tugas akhir. Ujian ini menjadi bagian penting dari sistem akademik STAI Alkhairaat untuk memastikan proses penyelesaian studi berjalan secara bertahap, terukur, dan sistematis,Senin/23/Juni/2025
Rektor STAI Alkhairaat Labuha, Dr. Mahfudz Kasuba, M.A., hadir memberikan arahan sebelum ujian dimulai. Dalam sambutannya, ia kembali menegaskan visi institusi untuk menjadi kampus yang unggul secara akademik sekaligus kokoh dalam membangun nilai-nilai religius dan semangat pengabdian kepada umat.
,“Kampus ini bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga medan perjuangan dalam membentuk karakter, nilai, dan kepemimpinan. Badai pasti berlalu, dan kami siap melewati semua tantangan dengan tekad dan niat yang tulus demi kemajuan umat,” ungkap Dr. Mahfudz dengan penuh semangat.
Sebagai tokoh pendidikan tinggi Islam, Dr. Mahfudz dikenal sebagai pemimpin visioner yang menekankan pentingnya integritas, keilmuan, dan tanggung jawab sosial dalam membentuk perguruan tinggi yang adaptif dan berdaya saing.
Penyelenggaraan Ujian Proposal ini juga menjadi bagian dari implementasi Permendikbudristek Nomor 34 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Wisuda dan Pengakuan Kelulusan, yang menekankan pentingnya proses akademik yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Dengan terlaksananya Ujian Proposal Tahap IV ini, STAI Alkhairaat Labuha kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi intelektual Muslim yang tak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga mampu memperkuat jati diri keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
(sulfi/patroli86.com)








