
BANJARMASIN – KALSEL, patroli86.com, — Ahkmad Rifai, petinju tangguh dari Pertina Tanah Laut (Tala), membuktikan kelasnya sebagai petinju yang masih sulit dikalahkan. Hal ini dibuktikan pada final Tinju di panggung bergengsi Maeraung Fight Tournament Vol 2 Tahun 2025, yang digelar di Toko Kopi Mae Banjarmasin pada Minggu (29/06/2025).
Pelatih Tinju Tanah Laut, Suman, mengungkapkan bahwa timnya hanya menurunkan 4 atlet, dan Ahkmad Rifai yang turun di kelas 67 kg, berhasil mengalahkan petinju Manalu dari Brimob Boxing Banjarbaru di semifinal, dan kemudian menaklukkan petinju Tegar dari SR Boxing Banjarmasin di final. Kemenangan ini membuat Rifai berhak menerima medali emas yang diserahkan oleh Mardian Jafar, Ketua Harian Pertina Tala.
Sementara itu, tiga atlet lainnya, A. Ramadani (48 kg), Rangga (51 kg), dan Zaki (57 kg), hanya mampu meraih medali perunggu. Suman berharap hasil ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi atletnya untuk meningkatkan performa dan lebih serius dalam berlatih, terutama dengan mendekatnya event Porprov Kalsel.
Maeraung Fight Tournament Vol 2 2025 sendiri diketuai oleh Mahfuzani dan sekretaris Harry Nugraha, dengan mempertandingkan cabang olahraga Boxing, Muay Thai, dan Grappling. Event ini diikuti oleh 72 peserta dengan 50 partai, dan dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Elite Boxing untuk atlet kabupaten, Boxing Club Tryout untuk sparing antar klub, serta Grappling.
Dalam malam final yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, beserta sejumlah pejabat lainnya, petinju Misel Saliman dari Tapin keluar sebagai juara Champion Match Boxing setelah menumbangkan Rifani dari Kalimantan Tengah dalam pertarungan yang cukup sengit.” ( IR )








