
Halmahera Selatan // patroli86.com // – Warga Desa Kubung, Kecamatan bacan selatan, kabupaten Halmahera selatan , terpaksa harus menyebrangi sungai untuk mendapatkan distribusi minyak subsidi, menyusul rusaknya jembatan satu-satunya yang biasa mereka gunakan untuk akses keluar masuk desa.
Dalam pantauan di lapangan, puluhan warga, baik laki-laki maupun perempuan, tampak mengantre sambil membawa jeriken kosong. Mereka harus menyusuri jalanan berbatu dan licin, lalu menyebrangi sungai demi mendapatkan jatah minyak yang sangat dibutuhkan untuk kebutuhan rumah tangga dan aktivitas harian.
Situasi ini terjadi sejak jembatan penghubung utama di desa tersebut putus, dan hingga saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan pihak terkait.
,”sejak rusaknya jembatan satu-satunya kami menyusuri sungai demi pembagian minyak, kami harus angkut jeriken dan menyebrang sungai. Ini sangat menyulitkan, apalagi bagi ibu-ibu dan lansia,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.
Warga berharap agar pemerintah daerah dan pemerintah provinsi segera mengambil langkah cepat untuk membangun kembali jembatan tersebut. Kerusakan ini tidak hanya menghambat distribusi bahan bakar, tetapi juga mengganggu akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat,pada Jumat/4/Juni/2025.
Kondisi ini menjadi perhatian mendesak agar akses dan distribusi kebutuhan pokok tidak terus terganggu, serta demi menjamin keselamatan warga yang setiap hari mempertaruhkan nyawa melewati jalur darurat.
(Sulfi/patroli86.com)








