
Halmahera Selatan // Patroli86.com // —
Mayoritas warga Desa Bobo, Kecamatan Obi selatan, Halmahera Selatan, Kamis (14/8/2025), secara tegas menyatakan dukungan terhadap kehadiran PT Karya Tambang Sentosa (KTS) yang akan berinvestasi di wilayah mereka. Dukungan ini disampaikan dalam dialog terbuka di Balai Desa Bobo, yang dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, dan perwakilan perusahaan.
Tokoh muda Bobo, Egen Romes Lelangi, menegaskan bahwa sekitar 80 persen warga siap maju bersama PT KTS demi pembangunan desa. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh kelompok penolak yang menamakan diri Cendekiawan Bobo, sebagian besar berdomisili di luar desa.
,“Yang memutuskan masa depan Bobo adalah kita yang tinggal di sini, bukan orang luar yang mengatasnamakan desa untuk kepentingan pribadi. Keputusan yang dibuat di Bacan tanpa persetujuan BPD dan pemerintah desa itu ilegal,” tegas Romes di hadapan warga.
Pihak perusahaan, melalui Pak Aldo, memaparkan legalitas resmi yang dimiliki PT KTS, termasuk Keputusan Menteri Investasi/Hilirisasi Nomor 30/I/IUP/PMDN/2025, izin Kementerian ESDM, serta peta wilayah IUP seluas 3.800 hektare. Ia menegaskan lokasi tambang berada 7 kilometer dari Sungai Gosora dan Sungai Peda, dengan penghalang alami berupa gunung dan kontur tanah sehingga tidak mengancam sumber air warga.
Penjelasan tersebut disambut tepuk tangan warga pendukung. Sebagian warga yang sebelumnya ragu menyatakan telah memahami fakta sebenarnya. Sementara itu, perwakilan kelompok penolak, Viktor Kumanireng, memilih meninggalkan lokasi ketika diminta wartawan menunjukkan data dan daftar nama yang disebutnya.
Menjelang sore, suasana desa kembali kondusif. Warga sepakat mengawal jalannya investasi agar sesuai aturan. “Kita harus bersatu. Jangan mau dipecah-belah oleh isu atau kepentingan pribadi. Masa depan Bobo ada di tangan kita sendiri,” tutup Romes.
(Tim Red)








