
Banjarmasin – Patroli86.com, — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Veteran, Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur, Minggu (17/8/2025), berlangsung dengan nuansa berbeda. Warga RT 11 dan RT 12 RW 01 menggelar upacara bendera yang dihadiri sejumlah tokoh organisasi masyarakat sipil dan advokat hukum.
Sejumlah pimpinan lembaga hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya dari LSM Parlemen Jalanan Kalsel, DPD Lembaga Aliansi Indonesia Kalsel, DPD Badan Penyelenggara Advokasi Independen Kalsel, DPW GNPK Kalsel, Bina Lingkungan Hidup Indonesia (BLHI) Kalimantan, serta Kantor Hukum Advokat BASA & Rekan.
Kehadiran para aktivis dan advokat ini dinilai warga sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam mendampingi masyarakat ketika menghadapi ancaman penggusuran pada 2022 silam. Saat itu, Pemko Banjarmasin berencana merelokasi permukiman dengan menurunkan ratusan aparat gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan unsur pendukung lain. Namun rencana tersebut gagal setelah mendapat perlawanan warga yang dibantu berbagai ormas, mahasiswa, dan advokat.
Sejak peristiwa itu, terjalin sinergi erat antara warga Kampung Batuah dengan sejumlah organisasi pendamping. “Kehadiran kami di upacara ini bukan hanya memperingati HUT RI, tetapi juga menegaskan solidaritas terhadap warga RT 11 dan 12,” ujar Badrul Ain Sanusi Al Afif, Direktur Kantor Hukum BASA & Rekan, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Badrul yang juga memimpin LSM Parlemen Jalanan Kalsel dan BLHI Kalimantan berpesan agar warga menjaga kekompakan. “Kebersamaan ini adalah modal penting untuk mempertahankan hak hidup damai dan tenang di Kampung Batuah,” katanya.
Senada, Ketua DPD Lembaga Aliansi Indonesia Kalsel, Mardian Jafar, menilai partisipasi aktif warga yang secara mandiri menggelar upacara setiap tahun sebagai bukti solidaritas yang tumbuh setelah pengalaman pahit menghadapi ancaman penggusuran. “Hampir 600 jiwa pernah terancam kehilangan tempat tinggal tanpa ganti rugi. Peristiwa itu tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.
Upacara peringatan kemerdekaan kali ini pun tak hanya menjadi momentum kebangsaan, tetapi juga simbol persatuan warga bersama para aktivis yang selama ini berdiri di sisi mereka.
( IRWANSYAH )








