
Halmahera Selatan // patroli86.com // –
Polsek Bacan Timur menggelar rapat koordinasi pemantapan Program Ketahanan Pangan Nasional pada rabu /10/9/2025, di Kantor Camat Bacan Timur, Desa Babang.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bacan Timur, Muhammad Sukri, serta dihadiri oleh Camat Bacan Timur, Camat Bacan Timur Tengah, Camat Bacan Timur Selatan, para kepala desa, dan Bhabinkamtibmas dari tiga kecamatan.
Dalam arahannya, Kapolsek Muhammad Sukri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya terkait implementasi program ketahanan pangan. Program tersebut berlandaskan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Desa, yang mewajibkan desa mengalokasikan sedikitnya 20 persen Dana Desa untuk mendukung sektor pertanian.
,“Polri menjadi motor penggerak dalam memastikan program ini berjalan maksimal. Presiden telah menginstruksikan agar setiap desa menyiapkan lahan dan melaksanakan penanaman serentak demi tercapainya target ketahanan pangan,” ujar Sukri.
Program ini merupakan bagian dari Gerakan Swa Sembada Pangan, dengan fokus utama pada penanaman jagung serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 15 September 2025 mendatang. Pelaksanaannya akan melibatkan kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani, sementara pengelolaan teknis di lapangan akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing desa.
Selain sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, program ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan keterlibatan langsung aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan desa, sinergi lintas sektor ini menjadi model kolaborasi yang patut dicontoh oleh wilayah lain.
Di akhir rapat, para kepala desa dari tiga kecamatan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program ini. Mereka sepakat menyiapkan lahan di setiap desa, menggerakkan kelompok tani, serta memastikan kesiapan pelaksanaan penanaman jagung serentak sesuai target nasional.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi desa-desa di Halmahera Selatan untuk menunjukkan bahwa kemandirian pangan dapat terwujud melalui kerja sama yang solid antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.
(Tim Red)








