
DENPASAR – patroli86.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi terdampak banjir di Kota Denpasar pada Jumat, 12 September 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi pengungsi, pasar tradisional yang terendam banjir, serta memastikan bantuan dan upaya pemulihan berjalan dengan cepat dan efektif.
Wapres Gibran mengunjungi posko pengungsi di Banjar Tohpati, Kelurahan Ubung, serta kawasan Pasar Badung dan Pasar Kumbasari yang terendam akibat meluapnya Tukad Badung. Di posko pengungsi, Wapres mendengarkan langsung keluhan warga yang kehilangan rumah, tempat usaha, hingga dokumen penting akibat banjir bandang yang disebut sebagai salah satu yang terparah dalam sejarah Bali.
“Keluhan sudah dihimpun. Mulai surat yang hilang, rumah, toko, hingga fasilitas umum yang rusak. Semua akan dibantu oleh pemerintah daerah dan BNPB. Yang penting, masyarakat tenang, jangan khawatir,” ujar Wapres Gibran. Ia juga menegaskan bahwa pemulihan fasilitas umum seperti sekolah, jembatan, dan rumah ibadah akan menjadi prioritas utama.
Selain itu, Wapres mengingatkan agar pemerintah daerah memperhatikan kesehatan pascabencana, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang kebutuhan khusus.
Usai meninjau lokasi pengungsian, Wapres Gibran dan Wagub Giri Prasta melanjutkan kunjungan ke Pasar Badung dan Pasar Kumbasari. Wapres menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan mempercepat proses penanganan pascabanjir, termasuk perbaikan fasilitas umum yang terdampak. “Kita pastikan semua fasilitas umum, termasuk pasar tradisional, segera bisa berfungsi normal kembali. Ini penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Wapres Gibran juga menyoroti pentingnya perbaikan sistem drainase dan tata ruang kota dalam pembangunan Bali ke depan. Ia mengingatkan agar peristiwa banjir tidak terulang kembali.
Pemerintah pusat melalui BNPB bersama Pemprov Bali telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama sepekan. Bantuan darurat berupa tenda, matras, perahu karet, sembako, dan pompa air mulai disalurkan. Dana Belanja Tak Terduga (BTT) juga disiapkan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan.
Kehadiran Wapres Gibran beserta Wagub Bali di lokasi terdampak banjir memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk segera bangkit dan memulihkan kehidupan mereka. Pemerintah berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan penuh kepada masyarakat Bali dalam menghadapi masa sulit ini.
(Red/kaperwil)








