
Halmahera Selatan // patroli86.com // – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap 12 Rabiul Awal, Anggota DPR RI Fraksi PKS Izzuddin Alqassam Kasuba mengajak umat Islam di Maluku Utara untuk menjadikan momen suci ini sebagai ajang introspeksi, memperkuat iman, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan.
Menurut Alqassam, Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai Islam yang penuh kasih sayang, kedamaian, dan persaudaraan. “Peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kita semua untuk kembali mengingat teladan Nabi Muhammad SAW, menghidupkan sunnah beliau, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Senin (15/9/2024).
Ia menambahkan, di tengah tantangan moral dan krisis nilai yang melanda masyarakat modern, keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW adalah jawaban sekaligus pegangan yang kokoh. “Rasulullah SAW telah memberikan contoh terbaik dalam kesabaran, kejujuran, ketulusan, rendah hati, dan kasih sayang kepada sesama. Sifat-sifat ini perlu kita tanamkan, terutama bagi generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi,” tegasnya.
Alqassam juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya disambut dengan rasa syukur, kegembiraan, dan cinta kepada Rasulullah SAW. Ia mengajak masyarakat mengisi momentum ini dengan kegiatan-kegiatan positif seperti pembacaan shalawat, dzikir bersama, pengajian, serta berbagai amal sosial yang bermanfaat bagi sesama. “Perayaan Maulid Nabi bukan hanya sekadar mengenang sejarah kelahiran beliau, tetapi juga sebagai bukti cinta kita kepada Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam,” ungkapnya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. “Dengan meneladani sifat Nabi, kita akan mampu mempererat kebersamaan, menghindari perpecahan, dan membangun kehidupan yang lebih harmonis di Maluku Utara khususnya, dan di Indonesia pada umumnya,” lanjutnya.
Ia berharap momentum Maulid Nabi ini menjadi titik balik bagi umat Islam untuk memperkuat moral, etika, dan keimanan, sekaligus memperkokoh pondasi keagamaan dalam keluarga maupun lingkungan sosial. “Mari kita jadikan Rasulullah SAW sebagai inspirasi utama dalam membangun peradaban yang lebih baik, penuh kasih sayang, dan keberkahan,” pungkasnya.
(Tim Red)








